Inflasi Anjlok Lebih Dalam, Ekonomi Eropa Terancam Resesi, Menunggu Langkah ECB

Berdasarkan rilis data mengenai CPI kawasan Eropa, menampilkan dengan hasil bahwa tingkat inflasi eropa mengalami perlambatan. Bahkan perlambatan yang terjadi saat ini lebih buruk jika dibandingkan estimasi awal kemarin. Sementara itu tingkat neraca perdagangan juga memberikan pertanda bahwa kawasan tersebut akan mengalami resesi ekonomi Eropa. Kondisi-kondisi ini akan memicu perdebatan mengenai langkah moneter bank sentral Eropa lagi.

Kemarin Eurostat menyampaikan laporan bahwa tingkat pertumbuhan harga di konsumen kawasan Eropa hanya mampu melonjak 0,8 persen dalam tahun ke tahun di bulan September. Data ini telah mengalami perubahan dari harapan awal yang berada di level 0,9 persen.

Atas hasil yang lebih buruk dari harapan awal ini menggambarkan bahwa tingkat pertumbuhan inflasi konsumen menjadi yang paling rendah sejak November tahun 2016 lalu. Selain itu Eurostat juga melaporkan data ekonomi Eropa mengenai Surplus Neraca Perdagangan yang turun dari sebelumnya di 24,8 Miliar menuju ke 14,7 Miliar. Harapan awal data ini berada di level 17,5 Miliar. Ancaman resesi ekonomi di kawasan Eropa tampaknya semakin nyata.

Langkah Bank Sentral Eropa

Data perdagangan yang lain seperti impor Eropa juga mengalami penurunan yang lebih cepat dibandingkan data ekspor dalam hitungan bulan Agustus. Tingkat impor yang rendah memberikan proyeksi bahwa permintaan dalam negeri mengalami pelemahan yang ekstrem. Bank sentral Eropa tentunya akan kembali rapat untuk menentukan langkah kebijakan selanjutnya untuk mendorong inflasi agar ekonomi Eropa lebih baik.

Sementara itu didasarkan risalah pertemuan ECB paling akhir, para pejabat memang memperdebatkan mengenai pentingnya pelonggaran kuantitatif atau QE. Pasalnya sebagian berpendapat bahwa pemangkasan akan mengirim suku bunga ke kawasan negatif. Namun sebagian juga melihat bahwa QE akan memberikan dampak keuangan yang tidak stabil.

 

Baca Juga:   Emas Malah Tersungkur Setelah Pengumuman Rate Cut FOMC

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar