Indeks Dolar AS Melonjak, Cenderung Stagnan Menunggu Keputusan Kebijakan Moneter Fed

Pergerakan greenback dalam hal ini Indeks Dolar AS atau DXY terlihat mengalami kenaikan selama sesi Asia awal pekan perdagangan di hari Senin (16/9). DXY bergerak naik menuju ke level harga di atas 98,00 dan mulai stabil kembali di perdagangan awal pekan ini. Kenaikan indeks terjadi setelah suasana penghindaran risiko dari pasar. Kabar mengenai serangan terhadap kawasan Arab Saudi yang dilakukan pesawat tanpa awak mengkhawatirkan para pelaku pasar dan investor.

Sementara itu tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi pemerintah AS pada akhir pekan kemarin ditutup dengan kondisi yang positif. Kenaikan yang terjadi pada imbal hasil disebabkan adanya kabar yang positif dari hubungan dagang antara AS dengan China. Kedua negara dikabarkan akan memulai kembali negosiasi perdagangan pada bulan Oktober mendatang.

Untuk selanjutnya indeks Dolar AS diprediksi akan lebih stagnan menunggu pertemuan yang akan dilakukan oleh FOMC pada hari Rabu mendatang. Pada pertemuan tersebut diprediksi bank sentral AS akan melakukan pemangkasan suku bunga. Bahkan berdasarkan CME FedWatch Tool melihat bahwa potensi pemangkasan pada pertemuan ini mencapai 84 persen turun dari beberapa hari yang lalu di 94 persen.

Sementara itu dari sisi katalis data, rilis mengenai tingkat manufaktur NY Empire State akan menjadi fokus para pelaku pasar dan investor. Namun secara luas pasar indeks Dolar AS akan menunggu pertemuan FOMC yang akan menyampaikan arah kebijakan moneter terbarunya.

Fokus DXY

Pandangan ke depan untuk indeks DXY masih bisa melonjak sampai ke level harga 99,40. Pada akhir pekan ini diprediksi bahwa bank sentral AS akan melakukan perpanjangan penyesuaian pertengahan siklus dan juga pemotongan tingkat FFTR mencapai 25 basis poin. Semua keputusan ini akan berlawanan dengan janji yang disampaikan oleh Fed sebelumnya dimana akan mempertahankan ekspansi ekonominya

Baca Juga:   Skenario Yang Membuat Nilai Tukar USD Setara Poundsterling Inggris

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar