Impor China Anjlok Dan Optimisme AS-China Runtuh, Memaksa Dolar New Zealand Jatuh Melawan Dolar AS

Perdagangan pada pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Dolar AS terlihat mengalami penurunan saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10). Pasangan ini mengalami penurunan setelah data dari China mengalami perdagangan dilaporkan dengan hasil impor yang anjlok selama bulan September. Hal ini membawa pasangan NZDUSD terjun menuju ke level harga 0,6300.

Data mengenai perdagangan China dilaporkan dengan hasil pembukuan tingkat impor yang jatuh 8,5 persen dalam tahunan dibandingkan sebelumnya di -5,6 persen dan data yang diharapkan di -5,2 persen. Dengan hasil data impor yang mengecewakan ini maka membuat para pelaku pasar dan investor mengabaikan lonjakan pada Neraca Perdagangan China sehingga memaksa Dolar New Zealand anjlok.

Neraca Perdagangan China dilaporkan dengan hasil diatas prediksi awal $33,30 Miliar dengan hasil aktual di $36,65 Miliar. Untuk tingkat ekspor China dilaporkan dengan hasil -3,2 persen dari prediksi awal di -3,0 persen dan data sebelumnya di -1,0 persen.

Perdagangan AS-China Membebani

Dolar New Zealand semakin hancur ketika ada kabar bahwa bank sentral New Zealand telah melakukan pembelian pada obligasi sebagai upaya pelonggaran kuantitatifnya. Dari sisi perdagangan global, hubungan AS dengan China kembali dikhawatirkan setelah China menyatakan menolak visa dari diplomat AS. Kondisi ini sangat membebani sentimen pasar yang sebelumnya sangat optimis karena kesepakatan dagang AS-China.

Sebelumnya mata uang Dolar New Zealand sempat mengalami kenaikan pada hari Kamis kemarin setelah hasil positif perdagangan AS-China. Namun pada saat akhir pekan kemarin optimisme perdagangan kembali dipertanyakan karena baru-baru ini mengalami kemunduran lagi.

Para pelaku pasar dan investor di sekitar NZDUSD akan tetap fokus ke kabar terbaru mengenai perdagangan AS-China. Pasalnya tidak ada jadwal peristiwa dari kedua negara yang mampu menggerakkan pasar. Terlebih lagi pasar AS sedang tidak aktif karena ada Columbus Day.

Baca Juga:   Rupee India Menguat Karena Prediksi Kebijakan RBI dan Meredanya Perang Dagang AS-China

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar