IMP Caixin China Melonjak, Dolar Australia Memperpanjang Kenaikan Melawan Dolar AS

Pasangan mata uang AUDUSD hari ini mengalami lonjakan yang semakin panjang setelah bangkit dari terendah dalam pekan. Pasangan melonjak menuju ke level harga 0,6775 saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (2/12). Naiknya permintaan beli pada Dolar Australia disebabkan setelah data dari China yang memuaskan para pelaku pasar dan investor.

China beberapa saat yang lalu merilis data mengenai Indeks Manajer pembelian Caixin dengan hasil melonjak 51,8 selama bulan November.  Hasil tersebut berada di atas prediksi sebelumnya yang hanya di 51,4 dan sebelumnya di 51,7. Data tersebut sejalan dengan rilis manufaktur Aussie yang optimis. Karena China merupakan rekan dagang utama bagi Aussie sehingga mendorong AUDUSD hari ini lebih tinggi.

Sementara itu pada akhir pekan kemarin, China melaporkan data mengenai IMP sektor manufaktur resmi selama bulan November. Data tolak ukur aktivitas tersebut melonjak menuju ke 50,2 yang merupakan hasil paling tinggi sejak bulan April. Hasil itu otomatis kembali mengembalikan aktivitas menuju ke area ekspansi setelah beberapa bulan terakhir di bawah level 50,0.

Kabar Perdagangan AS-China

Lonjakan AUDUSD hari ini setelah data China bahkan juga mengabaikan data mengenai perumahan dan inflasi dari Australia yang kurang memuaskan.  Sementara itu dari sisi Dolar AS, saat ini imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS sedang melonjak menembus level 1,80 persen.

Sayangnya saat ini Dolar Australia akan lebih berhati-hati karena masalah kesepakatan dagang AS dan China yang masih penuh ketidakpastian. Berdasarkan laporan dari Axios bahwa kesepakatan dagang kedua negara basu akan terwujud pada awal tahun 2020 mendatang. Laporan yang disampaikan tersebut mengutip dari Hong Kong Act dimana penarikan tarif AS yang belum jelas, serta komitmen pembelian produk pertanian oleh China dari AS menjadi masalah utama.

 

 

Baca Juga:   Dolar Australia Melonjak Setelah Penjualan Eceran dan Produksi Industri Menutup Penurunan PDB China

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar