Hubungan AS-China Semakin Memanas, Risk Off Mendominasi Membawa AUDUSD Lebih Rendah

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia terus mengalami penurunan selama sesi Asia di hari Kamis ini (21/5). Penurunan itu pada akhirnya mampu menghapuskan hasil positif yang mengirim AUDUSD menuju ke puncak paling tinggi 9 Maret lalu. AUDUSD hari ini tampak berkonsolidasi menunggu katalis penggerak utama dan bertahan di sekitar nilai tukar 0,655.

Memang pada hari Kamis ini pasangan telah mengakhiri momentum bullishnya yang terjadi pada dua hari terakhir ini. Penyebab utamanya adalah kondisi Dolar AS yang ternyata sedang mengalami pemulihan dari terendah. Hal itu yang membuat AUDUSD hari ini turun. Selain itu adanya nada penghindaran risiko turut membuat para investor meninggalkan Dolar Australia.

Penghindaran Risiko Menekan AUDUSD

Pemulihan indeks Dolar AS sebagai pengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama terjadi pasca rilis risalah pertemuan FOMC. Pada risalah itu dikatakan bahwa pandemi virus Corona menjadi ancaman ekonomi AS yang paling berat. Tapi Fed juga memberikan pujian atas langkah kebijakan yang sudah diambil selama ini sambil menyiapkan diri melangkah lebih maju.

Ketegangan hubungan AS dan China juga tampak semakin meningkat. Senat AS telah mengesahkan UU dimana pemerintah akan memblokir saham perusahaan China dari pasar saham AS. Pada cuitan akun Twitternya Trump juga kembali menuduh China lebih keras lagi. China juga memberikan balasan dengan kritikan-kritikan pedas. Hubungan yang semakin memanas membuat AUDUSD hari ini berpotensi turun lebih dalam lagi.

Bahkan nada penghindaran risiko akibat masalah itu membuat Dolar Australia mengabaikan komentar positif yang disampaikan oleh RBA Lowe. Dia mengatakan bahwa sistem keuangan aussie kuat dan siap menghadapi virus Corona. Sementara itu selanjutnya pasangan akan fokus ke beberapa rilis data ekonomi dari AS seperti data klaim pengangguran pekan dan IMP.

 

Baca Juga:   Data Ketenagakerjaan Inggris Membaik, Ekspektasi BoE Dovish Kembali Dipertanyakan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar