Harga Minyak Mentah Melonjak Pasca Data China, Pedagang Fokus Ke Pertemuan OPEC

Perdagangan minyak mentah hari ini terus mengalami kenaikan mengoreksi penurunan yang sebelumnya terjadi pada hari Jumat kemarin. Harga minyak mentah di WTI Amerika Serikat mengalami lonjakan setelah rilis data dari China dengan hasil yang sangat memuaskan. Sepanjang sesi Asia di hari Senin ini (2/12), WTI telah bertambah 1,4 persen bangkit dari level terendah di 55,22 menuju ke puncak harian di 55,98.

Sebelumnya saat perdagangan minyak mentah hari Jumat kemarin, harga minyak mentah WTI mengalami penurunan yang tajam dari level harga 58 menuju ke terendah di 55,01. Sementara itu saat ini para pelaku pasar dan investor mungkin memegang prediksi bahwa OPEC+ akan melakukan perpanjangan pemangkasan tingkat produksi minyaknya pada pertemuan pekan ini.

Sementara itu minyak mentah melonjak di awal pekan perdagangan disebabkan oleh rilis data China saat akhir pekan yang optimis. Kemarin China merilis data mengenai IMP sektor manufaktur dan non manufaktur dengan hasil yang positif sepanjang bulan November. Ahli analisa dari ANZ Bank mengatakan prediksi bahwa PDB China mungkin akan tumbuh melonjak ke 6,2 persen pada tahun 2019 ini.

Fokus Ke Pertemuan OPEC

Dari katalis lain, harga minyak mentah terus mengawasi dinamika pemangkasan pasokan oleh negara pengekspor minyak global. Untuk saat ini mungkin Arab Saudi akan menolak memangkas produk yang lebih dalam lagi.

Sementara itu laporan dari Bloomberg bahwa OPEC dan para produsen minyak mentah lain akan melakukan penolakan pemangkasan produk yang lebih besar lagi saat pertemuan berlangsung. Penurunan permintaan minyak mentah sebelumnya juga disebabkan oleh sentimen pasar terhadap pemangkasan produksi yang semakin besar. Ahli analisa dari TD Securities mengatakan bahwa OPEC+ mungkin akan ragu untuk melakukan penurunan tingkat produksi yang lebih besar lagi.

 

Baca Juga:   Pembicaraan Kembali Dimulai, Konflik Dagang AS-China Diharapkan Segera Usai

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar