Harga Emas Turun Tipis Karena Pemulihan Dolar AS, Tetap Terkunci Dalam Fase Konsolidasi

Logam mulia diperdagangkan dengan penurunan saat sesi Eropa baru di buka di hari Selasa ini (31/3). Harga emas turun menuju ke level paling rendah dalam harian dalam beberapa jam terakhir dan tetap mampu bertahan di atas level harga utama 1.600.

Namun secara luas logam mulia masih mengalami fase konsolidasi di hari Selasa ini. Emas hanya mampu naik dan turun dalam ruang gerak yang lebih lebar. Penyebab utama harga emas konsolidasi adalah karena para investor yang menunggu adanya katalis penggerak utama.

Dolar AS Pulih

Tapi sebelumnya sentimen risiko telah mengalami pemulihan yang cukup baik pada hari ini. Hal itu mampu mendorong kembali permintaan beli Dolar AS. Para investor mungkin telah mencerna langkah pembelian obligasi pemerintah AS oleh Fed tanpa batas dan juga stimulus ekstra besar sampai $2,2 Triliun. Optimisme itu kembali mendapatkan dorongan dengan data ekonomi China yang langsung mengalami pemulihan tajam setelah anjlok.

Pada saat yang sama, tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga mampu pulih menuju ke 0,70%. Mungkin kondisi ini yang menyebabkan harga emas turun tipis walaupun secara luas masih berkonsolidasi. Pemulihan risiko membantu Dolar AS untuk pullback terhadap logam mulia yang merupakan aset non yielding.

Pemulihan di sekitar Dolar AS juga terus menggerogoti kenaikan komoditas global. Tapi bagaimanapun juga kekhawatiran wabah virus Corona akan tetap mampu menjaga permintaan komoditas logam mulia sebagai safe haven.

Apalagi saat ini jumlah kasus positif virus Corona di seluruh dunia terus mengalami kenaikan tajam. Lockdown yang diperketat menyebabkan para investor mulai memindahkan aset mereka ke aset yang lebih alam seperti emas. Sehingga penurunan harga emas yang lebih dalam akan bisa dibatasi dengan baik.

 

Baca Juga:   Saham Asia Memerah Setelah Kembalinya Pedagang China, Data IMP Caixin Turut Membebani

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar