Harga Emas Naik Di Tengah Optimisme Perdagangan, Mengamati Politik Global

Perdagangan pada logam mulia tampak mengalami pergerakan positif yang berada di kisaran harga 1.490-1496 saat sesi Asia berlangsung hari Jumat ini (11/10). Harga emas mampu melonjak dengan baik walaupun ada komentar dari Presiden Trump tidak resmi yang optimis mengenai perdagangan. Trump mengatakan saat kampanye di Minneapolis bahwa pembicaraan dagang antara AS dengan China berjalan dengan baik.

Saat ini risiko yang ada di pasar telah mengalami peningkatan, namun logam mulia tampak masih terhenti bergerak. Mungkin logam mulia menunggu berlangsungnya pembicaraan perdagangan antara AS dengan China. Jika sesuai rencana maka Presiden Trump akan melakukan pertemuan dengan wakil PM China Liu.

Lonjakan pada harga emas ketika sentimen risiko sedang kuat ini mungkin disebabkan oleh data-data dari AS yang negatif. Semalam AS merilis data mengenai tingkat inflasi konsumen yang disampaikan dengan hasil stagnan dan dibawah prediksi sebelumnya di 0,2 persen. Sementara itu untuk IHK dalam tahunan stagnan berada di 1,7 persen namun dibawah prediksi awal 1,8 persen. Untuk non makanan dan energi tahunan stagnan di 2,4 persen sesuai prediksi pasar.

Emas Fokus Ke Politik Global

Dengan lonjakan harga setelah data IHK AS yang mengecewakan, logam mulia juga akan lebih fokus ke kondisi geopolitik global. Perdagangan tadi malam harga emas sempat mengalami tekanan karena sentimen risiko yang kuat setelah kabar optimis mengenai perdagangan AS-China.

Dilansir dari Bloomberg bahwa pemerintah AS  bisa melakukan perjanjian mata uang dengan China dan menangguhkan kenaikan tarif. Selain itu kabar mengenai Brexit juga tampak lebih mengarah ke optimisme. Analis ING Bank menyampaikan memang ada kemauan untuk menyelesaikan kesepakatan. Namun semua tergantung pada rincian kesepakatan yang tidak dibuat. Sementara itu Ketua negosiasi UE, Barnier akan melakukan pertemuan dengan pejabat Inggris pada hari ini mengenai kesepakatan Brexit.

Baca Juga:   Eropa Hati-hati Di Awal Perdagangan, Sementara Pasar Saham Asia Cukup Ramai

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar