Harga Emas Mendaki Kembali Di Tengah Penguatan Dolar AS

Saat ini harga emas mengalami kenaikan yang cukup signifikan saat sesi Asia masih berlangsung hari Rabu (19/2). Dengan kenaikan tersebut emas berhasil mengunjungi level paling tinggi selama sebulan terakhir di sekitar level harga 1.606. sebelumnya saat setelah pembukaan sesi Asia, logam mulia hanya mampu berkonsolidasi karena minimnya katalis penggerak pasar. Namun pada akhirnya mampu mendapatkan dorongan positif kembali.

Sebelumnya pada hari Selasa kemarin, permintaan emas melonjak sangat tinggi dan membuat harga emas melonjak. Kondisi itu terjadi ketika para pedagang merasakan kecemasan terhadap wabah virus Corona. Pasalnya wabah tersebut bagaimanapun akan mendatangkan dampak negatif pada ekonomi China dan meluas ke ekonomi global.

Virus Corona Membebani

Kekhawatiran semakin memuncak ketika Apple Inc mengatakan bahwa target penjualan mereka akan meleset dari pedoman awal. Perusahaan teknologi raksasa utama AS itu mengatakan produksi akan mengalami perlambatan. Selain itu permintaan barang dari China akan merosot karena wabah virus ini.

Bahkan kenaikan semalam pada logam mulia, mengesampingkan nada pembelian cukup kuat di sekitar Dolar AS. Padahal biasanya ketika Dolar AS meningkat, maka emas akan merosot karena berkorelasi negatif terhadap Dolar AS. Saat ini indeks Dolar AS berada pada puncak dalam bulanan dan mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS. Namun posisi ini tidak membuat emas mengalami pelemahan signifikan.

Penguatan harga emas saat ini bahkan juga mengesampingkan pemulihan risiko global beberapa waktu terakhir. Salah satu faktornya adalah penurunan pertambahan jumlah korban virus Corona. Namun sayangnya jumlah kematian yang terus bertambah membuat pemulihan risiko terbatas.

Harga emas selanjutnya akan terus mengawasi rilis data ekonomi utama dari AS nanti malam. Beberapa data akan dilaporkan seperti data indeks harga produsen. Selain itu pidato dari anggota FOMC juga akan menjadi penggerak pasar.

Baca Juga:   USDCAD Stagnan Karena Berita Beragam Dari Perdagangan dan Minyak Mentah yang Stabil

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar