Harga Emas Hari Ini Stagnan Setelah Bangkit Dari Terendah Menunggu Penggerak Utama

Logam mulia terus memperpanjang masa pergerakan yang stagnan saat sesi awal kawasan Eropa di hari Jumat ini (3/7). Kondisi ini menyebabkan harga emas hari ini hanya mampu naik turun tanpa kejelasan arah dan bergerak dalam ruang yang sempit. Saat ini logam mulia berada di level harga 1.775 menunggu katalis utama penggerak pasar.

Masa-masa stagnan ini telah mematahkan upaya kenaikan harga emas yang dibangun sejak hari Kamis kemarin. Logam mulia bangkit dari titik yang paling rendah di 1.760 yang merupakan titik yang paling rendah dalam mingguan. Penurunan itu disebabkan oleh rilis data ekonomi AS yang memuaskan tadi malam.

Beban Bagi Logam Mulia

Data ekonomi mengenai NFP dilaporkan lebih tinggi dibandingkan harapan pasar sebelumnya. Data aktual berada di 4,8 juta dibandingkan harapan awal yang hanya di 3 juta saja. Sementara itu tingkat pengangguran juga mengalami perbaikan sampai ke -11,1% lebih baik dari prediksi awal di -13,3%. Sehingga memberikan indikasi bahwa ekonomi AS sudah mampu pulih secara bertahap.

Selain itu data China tadi pagi juga menyebabkan harga emas menerima tekanan saat sesi awal Asia. Data mengenai aktivitas jasa swasta melonjak sampai ke 58,4 dibandingkan data sebelumnya. Ekonomi China yang merupakan pesaing utama AS juga diprediksi sudah pada tahap-tahap pemulihan. Sehingga diharapkan ekonomi global mampu tumbuh dengan pembalikan tajam.

Kemungkinan penyebab harga emas hari ini stagnan disebabkan tarik ulur antara risk on dan juga risk off. Dari sisi penghindaran risiko, banyak investor yang masih khawatir dengan pandemi virus Corona di dunia. Karena ada lonjakan kasus kedua setelah pembukaan lockdown. Namun pesimisme berhasil diredam oleh berita mengenai vaksin yang terus menghidupkan optimisme.

 

Baca Juga:   Analisa Emas, Minyak dan Perak Harian 13 September 2019

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar