Harga Emas Diprediksi Menutup Q2 2020 Dengan Kenaikan

Pergerakan harga emas sepertinya akan menutup kuartal kedua tahun 2020 ini dengan kenaikan harga yang mencapai dua digit. Saat ini menjelang penutupan bulan Juni di hari Selasa (30/6), logam mulia bergerak di sekitar level harga 1.770. Dalam hitungan kuartal ke kuartal telah mencatatkan kenaikan sampai 12,4%. Bahkan kenaikan kuartalan itu menjadi kenaikan logam mulia yang paling besar sejak pergerakan kuartal pertama 2016 lalu dimana naik sampai 16,11%.

Terpengaruh Stimulus dan Masalah Global

Logam mulia sendiri termasuk aset dengan jumlah pasokan yang terbatas. Baru-baru ini harga emas menerima keuntungan dengan adanya keputusan bank sentral membanjiri pasar dengan likuiditas super banyak. Tidak hanya oleh The Fed, langkah stimulus dari bank sentral global lain juga turut mendukung logam mulia untuk naik lebih tinggi.

Tingkat neraca Fed mengalami kenaikan sampai $3 Triliun terhitung mulai bulan Maret dimana krisis pandemi berawal. Untuk tingkat neraca bank sentral anggota G4 juga melonjak sampai $5 Triliun selama hitungan periode yang sama. Berbagai langkah kebijakan diambil oleh bank sentral untuk membantu ekonomi pulih dari perlambatan. Langkah itu pelonggaran kebijakan moneter, fiskal dan stimulus ekstra besar.

Selain masalah ekonomi global, masalah politik juga mendukung harga emas naik lebih tinggi lagi. Pasalnya AS belum menyelesaikan perselisihannya dengan China mengenai politik dan ekonomi. Bahkan AS kembali memancing masalah dengan Uni Eropa mengenai perdagangan.

Sementara itu Goldman Sachs memprediksi harga emas akan mencapai puncak tertinggi yang baru di $2.000 dalam pergerakan jangka menengah. Tapi Goldman Sachs membatasi kenaikan tersebut jika memang ekonomi AS mampu pulih dan tingkat inflasi AS mampu berada di atas 2%. Sehingga pelonggaran kebijakan yang selama ini diambil secara perlahan mulai dinormalkan kembali.

 

Baca Juga:   Powell Mendukung Kasus Untuk Jeda Suku Bunga Karena Inflasi Tetap Diam

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar