GBPUSD Turun, Poundsterling Inggris Cenderung Menunggu Pemilihan, Data NFP AS Menjadi Fokus

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS saat ini sedang berada di sekitar level harga 1,2915. Pasangan terus diperdagangkan dalam ruang gerak yang sempat pada saat pembukaan pekan di hari Senin (2/12) saat sesi Asia berlangsung. Penyebab utamanya adalah jajak pendapat pemilihan Inggris bulan Desember mendatang yang tidak merubah proyeksi bagi Tory.

Permintaan Poundsterling Inggris sempat mengalami lonjakan setelah partai Brexit berkomitmen untuk tidak melakukan perlawanan terhadap Tories. Partai Brexit menarik beberapa kandidat mereka di daerah pemilihan yang dikuasai oleh Tory. Hal ini semakin membuat kemenangan Tory pada saat pemilihan Desember ini meningkat. Secara otomatis ancaman Brexit tanpa kesepakatan juga hilang karena kepemimpinan parlemen didominasi Tory.

Menunggu Hasil Pemilihan

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor terus lebih memilih menunggu hasil pemilihan sebelum menentukan posisi perdagangan. Pasalnya tarik ulur hasil jajak pendapat terus memberikan ketidakpastian bagi pasar. Bahkan sebelumnya jarak kemenangan Konservatif dengan Buruh hanya beberapa poin saja dan membuat GBPUSD sempat tertekan.

Hasil jajak pendapat terus bertentangan yang memaksa para pengamat untuk memberikan selisih 15 poin bagi Konservatif di atas Buruh. Sehingga jarak poin jajak pendapat antara Konservatif dengan Buruh semakin menyempit sejak pekan lalu.

Pasangan GBPUSD selanjutnya mungkin akan lebih fokus ke rilis data dari AS mengenai Non-Farm Payrolls. Rincian mengenai pekerjaan di AS akan menjadi penggerak bagi Dolar AS dengan prediksi NFP akan berada di 200K selama bulan November. Setelah pada bulan Oktober kemarin mengalami peningkatan hanya di 128K.

Poundsterling Inggris sendiri akan mencoba terus mengawasi dinamika politik Inggris dan juga jajak pendapat yang terus mengalami perubahan. Arah pasti Pound akan tetap menunggu bagaimana hasil pemilihan umum mendatang.

Baca Juga:   Penguatan Dolar Terjadi Saat Fokus Beralih Ke Kesaksian Fed Powell Dan Risalah FOMC

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar