GBPUSD Mematahkan Kenaikan Empat Hari Setelah Dolar AS Pulih Pasca The Fed

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tetap dalam bias penurunan yang cukup dalam sampai 0,40% menuju ke 1,2915 menjelang pembukaan sesi Eropa hari Kamis (17/9). Dengan ini mata uang Poundsterling harus rela turun untuk kali pertama sejak empat hari ini. Salah satu penyebabnya adalah adanya nada pembelian kuat di sekitar Dolar AS pasca pertemuan kebijakan The Fed semalam.

Selain masalah Dolar AS dan The Fed, Poundsterling juga terbebani oleh masalah Brexit. Banyak investor yang meragukan adanya berita positif mengenai Brexit. Sekarang para investor global tampaknya juga sedang dalam mode ahci-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter dari BoE.

Menlu Inggris Dominici Rabb mengatakan adanya ancaman Uni Eropa mengenai perdamaian Irlandia dan Brexit telah mengesampingkan berita positif di atasnya. Reuters juga memberitakan bahwa PM Boris saat ini siap memberi keputusan akhir anggota parlemen masalah RUU Perjanjian Penarikan atau WAB dan juga RUU Pasar Internal atau IMB.

Kasus virus Corona yang terjadi di Inggris tampaknya juga terus membawa GBPUSD hari ini turun lebih rendah. Karena terjadi penamabngan kasus sampai 4.000 orang dalam sehari dan menjadi penambahan paling banyak sejak 8 Mei lalu.

Dolar AS Menguat Pasca The Fed

Nada pembelian Dolar AS langsung mendominasi dengan mencatatkan kenaikan 0,44% selama sepekan menuju ke 93,51. Katalis utama yang membuat Dolar AS naik dan menyeret GBPUSD hari ini adalah perubahan positif prediksi ekonomi yang disampaikan The Fed saat rapat FOMC semalam.

Selain itu suku bunga rendah yang bertahan lebih lama juga mendukung greenback untuk unggul di atas mata uang utama global lainnya. Diprediksi Dolar AS akan mampu menguat untuk beberapa hari kedepan pasar The Fed. Fokus GBPUSD yang paling dekat adalah keputusan kebijakan dari BoE.

 

 

Baca Juga:   Fed Powell: Suku Bunga Negatif Bukan Cara Pendorong Pertumbuhan Ekonomi AS

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar