GBPUSD Mampu Pulih Mengabaikan Kekhawatiran Hard Brexit

GBPUSD hari ini mampu berkinerja sangat memuaskan dengan mengalami kenaikan 0,20%. Catatan positif yang dialami Poundsterling otomatis membawa GBPUSD untuk bangkit dari titik terendahnya dalam harian yang dibentuk Jumat pekan lalu. Memang sampai saat ini kekhawatiran masalah Brexit masih sangat membayangi nada penjualan Poundsterling. Namun nada risk on di pasar keuangan membantu Pound untuk pulih ringan.

Dukungan dan Beban Bagi Poundsterling

Saat ini masalah Brexit terus memanas setelah RUU Pasar Internal mendapatkan penolakan dari segala sisi. Beberapa pejabat pemerintah Inggris juga berusaha untuk menolak keberadaan UU yang dinilai melanggar perjanjian Brexit tersebut. Oleh sebab itu perdebatan di House of Commons akan sangat menentukan bagaimana nasib kesepakatan Brexit untuk kedepannya.

Sebelum GBPUSD hari ini pulih, kemarin sempat jatuh tajam ketika Ketua DPR AS yaitu Nancy Pelosi memperingatkan pemerintah Inggris. Dia mengatakan Kongres AS tidak memiliki peluang menyetujui kesepakatan dagang AS-Inggris jika PM Boris tetap pada RUU Pasar Internal. Wakil Uni Eropa pada pekan lalu juga memberikan peringatan akan mundur dari pembicaraan jika Inggris tetap pada RUU Pasar Internal.

Dukungan yang membawa GBPUSD hari ini naik juga datang dari berita vaksin virus Corona. AstraZeneca yang sempat menghentikan uji klinis, hari ini dilaporkan kembali memulai pengujiannya. Sehingga menaikkan kembali bahwa vaksin virus Corona bisa segera ditemukan dan memulihkan semua kondisi seperti semula.

Bersama dengan GBPUSD yang mencatatkan pemulihan, kontrak berjangka S&P 500 juga mampu hijau 1,0%. Beberapa saham Asia juga mampu berkinerja sangat memuaskan karena optimisme global. Untuk pergerakan GBPUSD selanjutnya akan terus mencoba fokus pada pembicaraan Brexit Inggris-Uni Eropa. Sementara itu pada Kamis pekan ini The Fed akan menjadi fokus perhatian karena akan melangsungkan pertemuan kebijakan moneternya.

 

 

Baca Juga:   Poundsterling Inggris Tetap Lemah Terhadap USD, Fokus Ke Sidang Mahkamah Agung Mengenai Brexit

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar