GBPUSD Hari Ini Turun Lebih Dalam Karena Dolar AS Pulih dan Data PDB Inggris Lemah

Pergerakan GBPUSD hari ini tampaknya masih dibebani oleh beberapa masalah global. Walaupun secara luas Dolar AS sedang tertekan akibat optimisme di beberapa sektor. Sayangnya mata uang Poundsterling Inggris justru juga menerima tekanan dari masalah Brexit. Pada akhirnya pasangan lebih memilih untuk mengalami penurunan menjelang pembukaan sesi Eropa hari Selasa ini (14/7).

Dolar AS yang pulih mampu lebih unggul dan mematahkan penurunan yang terjadi beberapa hari terakhir. Indeks Dxy sebagai pengukur kekuatan greenback melawan beberapa mata uang utama global mampu pulih 0,11% hari ini. Faktor pendukungnya adalah kekhawatiran pasar global terhadap pandemi virus Corona yang memburuk.

Walaupun saat sesi awal Asia tadi pagi Poundsterling mampu unggul di atas Dolar AS. Tapi pada akhirnya pasangan GBPUSD hari ini harus rela mencatatkan penurunan yang lebih dalam. Masalah geopolitik antara AS dan China juga turut berperan membawa pasangan ini merosot kembali. Karena para investor menjauhi aset-aset berisiko termasuk Poundsterling Inggris.

Diberitakan Presiden Trump sudah tidak lagi peduli dengan kesepakatan tahap kedua dengan China. Sementara itu hari ini diberitakan juga bahwa AS menolak klaim China atas Laut China Selatan. Komentar-komentar yang negatif dari kedua pihak juga akan terus menekan permintaan aset berisiko.

Data PDB Inggris Mengecewakan

Apalagi hari ini data ekonomi Inggris mengenai PDB mengalami penurunan lebih rendah dari prediksi awal. Walaupun data ekonomi lain sebenarnya dalam kondisi yang baik, tapi hasil PDB itu mengecewakan para investor. Sehingga membawa GBPUSD hari ini turun lebih dalam lagi.

Pergerakan GBPUSD selanjutnya akan terusmencoba fokus ke berita utama global. Berita mengenai virus Corona, pergolakan AS-China akan terus diperhatikan. Selain itu pembaruan arah pembicaraan Brexit juga tidak lupa akan ditunggu oleh para investor global.

 

Baca Juga:   Utang Global Meningkat Pesat Di Tengah Perlambatan Ekonomi Global

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar