GBPUSD Berusaha Pulih Lebih Tinggi, Pembicaraan Brexit Masih Menjadi Kunci

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini berusaha untuk bangkit dari titik paling rendah dalam harian di 1,2976 menuju ke level yang lebih tinggi di 1,2997. Pound mendapatkan dorongan positif dan berhasil bangkit dari lembah sejak akhir Juli lalu. Salah satu pendukungnya adalah adanya momentum pelemahan di sekitar Dolar AS yang membuat indeks Dxy turun dari puncak.

Pembicaraan Brexit Membebani

Sayangnya meski berusaha mencatatkan pemulihan yang lebih tinggi, GBPUSD hari ini masih sangat kesulitan. Pasalnya para pelaku pasar dna investor akan fokus pada dua peristiwa pending untuk pekan ini. Mereka akan fokus pada masalah pembicaraan Brexit yang belum menemui titik temu. Kemudian hari Kamis ini (10/9) juga bank sentral Eropa ECB akan melangsungkan rapat kebijakan moneter.

Salah satu masalah yang meningkatkan risiko hard Brexit adalah RUU IMB Inggris yang menggantikan RUU WAB. Bahkan RUU pasar internal yang menggantikan RUU penarikan Brexit itu memancing kemarahan pihak Uni Eropa. Dilansir dari The Times, bahkan Uni Eropa juga menyebut PM Boris sebagai perusak perjanjian. Namun kedua pihak masih akan melangsungkan pertemuan pembicaraan Brexit.

Sebenarnya Poundsterling hari ini sempat mendapatkan tekanan setelah wakil dari AS turut berkomentar mengenai risiko hard Brexit. Ketua DPR AS yaitu Nancy Pelosi memberikan peringatan kepada Inggris agar tidak melanggar WAB. Karena jika itu dilakukan oleh Inggris, maka Kongres AS tidak akan bisa menyetujui kesepakatan perdagangan dengan Inggris.

Dilain sisi Dolar AS juga masih dibebani oleh masalah stimulus ekonomi yang tidak kunjung disahkan. Meski sebenarnya Dolar AS juga masih bertahan dalam mode pemulihan, beberapa beban memaksanya turun kembali. Sehingga membawa GBPUSD pulih dari terendah. Fokus selanjutnya akan tertuju pada pertemuan kebijakan ECB dan masalah Brexit.

 

Baca Juga:   AUDUSD Tidak Merespon Data Penjualan Eceran yang Optimis

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar