GBPJPY Meneruskan Pemulihan Menuju Ke Puncak 2 Pekan Terakhir

Nilai tukar mata uang Poundsterling Inggris menguat ketika dihadapkan melawan Yen Jepang pada hari Rabu ini (25/3). Penguatan itu telah membawa pasangan mata uang GBPJPY untuk naik menuju ke level harga 133,5. Hasil kenaikan itu sekaligus mengunjungi kembali level paling tinggi dalam dua pekan terakhir saat sesi Eropa masih berlangsung.

GBP Bangkit Dari Terendah

Ada beberapa faktor gabungan yang menjadi penyebab Poundsterling Inggris menguat saat ini. Pada akhirnya Poundsterling mampu membawa GBPJPY untuk bangkit dari level paling rendahnya dalam tahunan. Bahkan saat ini tampak akan terus mendapatkan dorongan tambahan untuk naik lebih tinggi.

Sebelumnya pemerintah Inggris memutuskan untuk memberlakukan lockdown yang jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Langkah ini harus dilakukan untuk bisa menekan penyebaran wabah virus Corona di kawasan Inggris. Sementara itu data inflasi Inggris yang sesuai dengan harapan juga membantu Poundsterling Inggris menguat saat ini.

Beberapa optimisme telah menyebabkan permintaan terhadap Yen Jepang sebagai aset safe haven mulai memudar. Sehingga GBPJPY bisa melonjak dengan mudah didukung penguatan mata uang Pound. Selain itu langkah dari pemerintah AS dan Fed turut menyebabkan pergerakan minat risiko global. 

Sebelumnya Fed memutuskan untuk melakukan pembelian obligasi tanpa ada batas akhir. Selain itu pemerintah AS juga telah sepakat pada stimulus yang diajukan senilai $2 Triliun. Namun kenaikan pasangan ini akan terus dipengaruhi oleh kondisi global yang sedang diserang wabah virus Corona. Apalagi Inggris terus mencatat kenaikan kasus positif Corona yang sangat tinggi. 

Lebih baik para pedagang memilih untuk menunggu adanya aksi-aksi lanjutan dari pasar. Apakah pada akhirnya Poundsterling Inggris menguat lebih tinggi atau justru langsung bertemu dengan penjual. Selain itu masalah kondisi ekonomi global juga akan terus membebani sentimen risiko. 

 

Baca Juga:   Pembaruan Risiko Membantu Saham Asia Pulih Dari Penurunan Tajam

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar