Fed Tetap Mempertahankan Kebijakan Moneter Sesuai Dengan Prediksi Sebelumnya

Semalam bank sentral AS melangsungkan pertemuan dalam pembahasan mengenai kebijakan moneter selanjutnya. Dalam pertemuan itu diputuskan bahwa kebijakan moneter AS tidak mengalami perubahan dan suku bunga tetap pada level yang sama. Dengan keputusan ini maka bank sentral AS kembali mengulangi sikapnya seperti pada pertemuan kebijakan moneter bulan Desember kemarin.

Untuk suku bunga, bank sentral tidak melakukan penambahan atau pemangkasan dan tetap di kisaran 1,50%-1,75%. Bahkan untuk pidato pasca keputusan kebijakan moneter tersebut juga tidak banyak mengalami perubahan nada. Fed menyampaikan bahwa dari data terakhir kondisi pasar tenaga kerja dalam posisi yang sangat kuat. Sementara itu aktivitas ekonomi juga meningkat pada level yang kuat.

Bank sentral AS memproyeksikan bahwa pengeluaran rumah tangga AS mengalami kenaikan dengan kecepatan yang kuat dibandingkan dengan penjelasan bulan kemarin mengenai pengeluaran. Sementara itu isi pidato Fed lainnya adalah bahwa pada investasi sektor bisnis masih tetap dan untuk ekspor mengalami pelemahan. Untuk inflasi juga tidak mengalami perubahan dan jauh dari harapan bank sentral yaitu di 2%.

Suku Bunga Sesuai Prediksi

Sementara itu mengenai keputusan suku bunga AS yang tidak berubah, Fed mengatakan kebijakan moneter AS saat ini sudah sangat cocok untuk mendukung ekspansi yang lebih panjang, pasar tenaga kerja yang kuat dan mendorong inflasi mencapai target 2%.

Memang sebelumnya para pelaku pasar dan investor sudah memprediksi bahwa bank sentral tidak akan melakukan perubahan suku bunga. Hal ini sesuai dengan sinyal yang diberikan beberapa anggota Fed dimana suku bunga akan berubah saat ada perubahan utama pada prospek ekonomi AS.

Ketua Fed Powell juga mengatakan bahwa beberapa ketidakpastian perdagangan telah mereda setelah adanya penandatanganan kesepakatan dagang kemarin. Namun saat ini prospek ekonomi global yang penuh ketidakpastian menjadi perhatian khususnya karena wabah virus Corona.

 

Baca Juga:   USDIDR Tetap Menurun Walaupun Dolar AS Pulih Karena Risk Off

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar