EURUSD Masih Akan Naik, Proses Ratifikasi Dana Pemulihan Dalam Fokus

Pergerakan di hari Kamis ini, pasangan mata uang EURUSD hari ini mampu mencatatkan kenaikan untuk kesekian kalinya. Bahkan kenaikan permintaan mata uang Euro tampak lebih meyakinkan para investor. Saat ini pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 1.1575 dengan pergerakan naik yang mungkin akan diperpanjang lebih tinggi lagi.

Salah satu faktor penguatan Euro hari ini dalam melawan greenback adalah andaya penurunan pada Dolar AS yang lebih dalam. Tapi perlu diperhatikan bahwa posisi Dolar AS sebagai safe haven menjaganya dari pelemahan lebih dalam melawan aset berisiko termasuk Euro. Karena beberapa masalah global seperti AS dan China dan kenaikan kasus di AS akan mendukung pengalihan dana ke safe haven.

Tantangan Dolar AS

Mengenai hubungan AS dan China, kemarin AS memberikan perintah agar China meninggalkan konsulatnya yang ada di Houston. Karena AS menganggap China telah memposisikan beberapa mata-mata di kawasan Amerika Serikat. Berita ini membuat hubungan kedua negara semakin mundur dan memburuk. Padahal dari masalh-masalah sebelumnya saja masih belum ada perbaikan yang signifikan.

Selain itu tantangan bagi Dolar AS juga datang dari masalah kenaikan virus Corona di kawasan Amerika Serikat khususnya di Texas. Kemudian partai Demokrat dan Republik juga terus dalam perdebatan di dalam Senat AS mengenai stimulus ekonomi lanjutan. Tentunya besarnya dana itu akan mampu menggerakkan EURUSD hari ini jika memang ada keputusan akhir.

Walaupun secara luas Euro masih ada peluang untuk mencatatkan kenaikan, namun masalah dalam negeri Eropa akan membatasi. Para investor sangat berhati-hati pada proses ratifikasi kesepakatan dana pemulihan kemarin. Karena jika parlemen keberatan maka akan mengancam Euro melemah dan membawa EURUSD turun kembali. Sehingga proses itu akan sangat diperhatikan oleh para investor global.

 

Baca Juga:   Saham Asia Memerah Karena Penghindaran Risiko Pasca Serangan Iran Ke Militer AS

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar