Euro Tetap Bertahan Di Titik Terendah Karena Kekhawatiran Pertumbuhan Jerman Dan Ketidakpastian Politik

Euro tetap di dekat level terendah 22 bulan pada hari Kamis. Itu terbebani oleh pertumbuhan yang buruk di Jerman dan momok ketidakpastian politik di Spanyol.

Penurunan mengejutkan dalam moral bisnis Jerman telah menyoroti perbedaan antara data ekonomi di Amerika Serikat dan zona euro.

Ekonomi Jerman Mengkhawatirkan

Bank Sentral Eropa pada Maret mendorong waktu kenaikan suku bunga pascakrisis pertama hingga 2020. Di sisi lain, pembuat kebijakannya masih mengungkapkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Itu berdampak pada euro yang pada hari Kamis mengalami hari terburuk dalam lebih dari enam minggu. Mata uang telah jatuh 0.6 persen ke level terendah 22-bulan $1.1141. Itu diperdagangkan datar pada hari Kamis di $1.1154.

Antje Praefcke, seorang analis di Commerzbank, menulis dalam sebuah catatan kepada klien :

“Ketidakpastian politik dikombinasikan dengan kekhawatiran ekonomi adalah kondisi yang agak buruk untuk euro. Terutama jika ekonomi di sisi lain Atlantik bermasalah”.

Praefcke mengatakan pemilihan yang terpolarisasi di Spanyol pada hari Minggu dapat semakin mengurangi prospek euro.

Pemungutan suara sedang dilakukan pada isu-isu emotif termasuk kesetaraan gender dan persatuan nasional setelah Catalonia gagal pada tawaran kemerdekaan 2017.

Pelaku pasar menunggu keputusan kebijakan oleh bank sentral Swedia dan Turki pada hari Kamis.

Riksbank Swedia kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah dan mungkin terpaksa menunda rencana untuk mengetatkan kebijakan pada 2019 nanti, sebuah jajak pendapat Reuters dari para analis yang diterbitkan pada hari Selasa menunjukkan.

Krona Swedia turun 0.2 persen pada 9.4190 krona, terendah enam minggu, menjelang keputusan.

“Riksbank mungkin mendorong lebih jauh keluar waktu kenaikan suku bunga berikutnya, dan juga pasar mungkin berspekulasi terlalu dini untuk penurunan suku bunga oleh bank sentral Turki,” kata Yamamoto dari Mizuho. “Itu bisa menjadi negatif untuk mata uang ini dan positif untuk dolar.”

Baca Juga:   Powell, Kolega Fed Di Tengah Pemikiran Ulang Strategi

Greenback menguat ke tertinggi 23-bulan di 98.189 terhadap sekeranjang rival utama semalam. Greenback mendapatkan lebih dari setengah persen, sebagian besar didorong oleh kelemahan euro. Indeks terakhir diperdagangkan 0.15 persen lebih rendah pada 98.027.


Tinggalkan sebuah Komentar