Euro Terus Melemah Karena Ekonomi Eropa Belum Ada Tanda Pemulihan

Permintaan di sekitar mata uang Euro melemah dalam perdagangan dua hari terakhir. Bahkan pelemahan tersebut telah membawa Euro merosot menuju ke level paling rendah bulan Desember lalu pada akhir pekan kemarin. Salah satu penyebab permintaan yang anjlok mungkin adalah pernyataan dari ECB yang dinilai lebih buruk dari apa yang diharapkan sebelumnya. Walaupun dalam pertemuan kebijakan itu, ECB tidak mengubah kebijakan moneternya.

Sementara itu pada hari Jumat pekan lalu, zona Euro merilis data mengenai PMI sektor manufaktur dengan hasil yang memuaskan. Sayangnya Euro melemah tidak memberikan respon apapun atas data yang optimis tersebut. Mungkin alasannya adalah data yang masih dalam kawasan kontraksi meskipun mulai mengalami pemulihan.

Para pelaku pasar dan investor masih merasakan bagaimana nada dovish yang disampaikan oleh ECB pada pertemuan hari Kamis pekan lalu. ECB juga tetap mempertahankan suku bunga pada level -0,5 persen. Selain itu program pelonggaran kuantitatif juga akan tetap dilanjutkan. Gubernur ECB, C. Lagarde mengklaim bahwa kebijakan saat ini masih sangat cocok. Pasalnya inflasi dan hasil pertumbuhan kawasan Euro masih sangat rendah.

Respon Mengejutkan

Ahli ekonom dari BofA Global Research yaitu Segura Cayuela menyampaikan bahwa reaksi pada pedagang atas pidato ECB sangat mengejutkan. Padahal pidato itu bukan bernada dovish karena pergerakan yang samar dan kecepatan yang lambat. Namun sayangnya neraca risiko terus bergerak dan juga review strategis tidak berarti bahwa kebijakan akan berhenti. Data ekonomi selanjutnya akan menentukan sekali.

Dia menambahkan bahwa perbedaan pendapat mengenai nilai risiko bank sentral Eropa akan lebih condong ke netral. Sementara itu rilis data ekonomi mengenai PMI preliminer pada hari Jumat juga belum mampu memberikan harapan pemulihan ekonomi. Sehingga mata uang Euro melemah bisa lebih panjang lagi.

 

Baca Juga:   Data Jepang Positif, EURJPY Hari Ini Tetap Bertahan Di Atas Support Utama 120,00

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar