EURJPY Menguat Ringan Pasca BoJ Kuroda Dovish, Fokus Ke Pertemuan AS dan Uni Eropa

Pertengahan pekan ini di hari Rabu (15/1) perdagangan mata uang akan cukup ramai karena menjelang acara utama penandatanganan kesepakatan dagang AS dan China. Beberapa acara utama dari beberapa negara juga menjadi perhatian seperti komentar BoJ Kuroda hari ini. 

Kuroda sendiri memberikan komentar yang dovish terkait dengan ekonomi Jepang. Hal itu memicu penjualan Yen dan membuat EURJPY hari ini melonjak bangkit dari lembah rendah dalam sesi.

Saat ini pasangan mata uang Euro terhadap Yen bertahan di sekitar level harga 122,35 saat sesi Asia masih berlangsung. Namun pasangan masih dikuasai oleh penurunan sebelumnya yang mencapai level harga 122,20 akibat beberapa pergerakan selera risiko pasar.

Mempertahankan Nada Dovish

Hari ini waktu Jepang, Kuroda memberikan komentar terkait kondisi ekonomi dan kebijakan moneter kedepannya. Dia mengatakan tidak ragu lagi untuk melakukan pelonggaran kebijakan lanjutan jika memang dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi.

Selain itu Kuroda juga mengatakan bahwa posisi suku bunga Jepang akan bertahan seperti saat ini dalam jangka panjang. Bahkan bisa lebih rendah bersamaan dengan program QQE bergabung dengan pengontrolan imbal hasil pada tenor yang panjang. 

Semua bias yang sangat dovish ini memicu lonjakan permintaan EURJPY hari ini. Tapi sayangnya penjualan Yen hanya ringan karena sudah diprediksi oleh para pelaku pasar dan investor sebelumnya.

Selain acara utama berupa komentar dari BoJ Kuroda, EURJPY hari ini juga akan terfokus ek masalah perdagangan AS dan Uni Eropa. Dilaporkan Ketua Dagang UE yaitu Phil Hogan akan melakukan pertemuan dengan Perwakilan Dagang dari AS yaitu Robert Lighthizer. Pertemuan itu akan berusaha untuk mencari jalan keluar sengketa yang terjadi antara kedua pihak. Salah satu masalahnya adalah kebijakan dagang yang tidak disepakati.

 

 

Baca Juga:   Penjualan Ritel Jerman Naik, Optimisme Ekonomi Eropa

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar