Ekonomi Jerman Tumbuh, Mata Uang Euro Pulih Secara Cepat Terhadap Dolar AS

Mata uang Euro mengalami kenaikan yang cukup kuat sejak pekan kemarin pasca data pertumbuhan ekonomi Jerman naik secara mengejutkan. Dengan hasil data tersebut maka Jerman menjauh dari jurang resesi yang sempat mengancam. Pemulihan ekonomi Jerman juga akan berdampak positif bagi ekonomi Eropa yang juga sedang terpuruk.

Sebelumnya data PDB Jerman diprediksi akan mengalami tekanan -0,1 persen. Namun data produk domestik bruto tersebut disampaikan oleh badan statistik Jerman dengan hasil melonjak 0,1 persen dalam kuartal ke kuartal. Sebelumnya pada kuartal kedua tahun ini, PDB Jerman dilaporkan dengan hasil kontraksi 0,1 persen. Data positif pada kuartal ketiga ini maka ekonomi Jerman menjauh dari jurang resesi.

Mata uang Euro sendiri sebelum dirilisnya data Jerman mengalami pelemahan sekitar delapan hari berturut-turut terhadap Dolar AS. Pelemahan Euro telah mengirim pasangan mata uang EURUSD anjlok menuju ke titik paling rendah sejak sebulan terakhir. Data-data kawasan Euro dan juga perekonomian Jerman yang terus tertekan menyebabkan pasar melakukan penjualan di sekitar Euro.

Terlebih lagi ekonomi Jerman terus mengalami perlambatan dimana data-data mengenai manufaktur terus dilaporkan dengan hasil suram. Pasalnya sektor tersebut adalah sektor utama pendorong ekonomi Jerman. Perang dagang antara AS dan China telah sangat melukai Jerman karena penurunan permintaan global terhadap produk manufaktur. Ancaman resesi mungkin menjadi penyebab utama penjualan mata uang Euro beberapa hari yang lalu.

Selain itu pelemahan mungkin juga disebabkan oleh pelonggaran non-konvensional atau QE berupa pembelian obligasi dan surat berharga yang resmi diberlakukan awal bulan November kemarin. QE sempat dihentikan oleh ECB, sayangnya perang dagang AS-China yang memanas membuat ekonomi global melemah, sehingga ECB harus memberlakukan kembali QE dan melakukan pemangkasan suku bunga.

 

Baca Juga:   Dua Mata Uang Eropa Poundsterling Inggris dan Euro Defensif Menunggu Katalis Selanjutnya

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar