Ekonomi Inggris Pulih, Kesepakatan Brexit Menjadi Ancaman Bagi Poundsterling Selanjutnya

Tingkat perekonomian Inggris terus mengalami pertumbuhan positif beberapa waktu terakhir. Kemarin rilis data ekonomi mengenai indeks harga konsumen atau inflasi konsumen mengalami kenaikan 1,8 persen dalam tahun ke tahun pada Januari 2020. Hasil ini menjadi laporan yang paling solid jika dibandingkan dengan laporan Desember yang hanya tubuh 1,3 persen saja. Sayangnya saat ini pedagang masih cukup dihantui oleh kesepakatan Brexit yang sulit.

Inflasi konsumen yang tumbuh mulai mematahkan harapan pelonggaran kebijakan oleh bank sentral Inggris. Ruth Gregory yang berasal dari Capital Economics mengatakan bagi pembuat kebijakan BoE atau MPC, data inflasi terus tumbuh sesuai dengan apa yang diproyeksikan. Kondisi ini akan menjadi alasan untuk tidak melakukan pelonggaran dalam waktu dekat.

Harapan itu tetap ada walaupun inflasi konsumen itu hanya bisa memberikan pengaruh positif singkat bagi Poundsterling Inggris. Pasalnya sebagian besar pelaku pasar dan investor terus fokus ke kesepakatan Brexit yang belum ada perkembangan. Kedua pihak yaitu Inggris dan Uni Eropa terus beradu retorika pembicaraan yang membuat hubungan semakin panas.

Penuh Ketidakpastian

Padahal pembicaraan utama kedua belah pihak belum secara resmi dimulai. Tapi pihak Inggris dengan keras ingin kesepakatan Brexit berupa kebebasan dari segala aturan hukum dari Uni Eropa. Sementara itu pihak Uni Eropa juga keras bahwa kesepakatan bisa dicapai jika Inggris mengikuti aturan hukum Uni Eropa.

Sikap kedua pihak yang tidak melunak membuat para pedagang merasa khawatir ancaman Brexit tanpa kesepakatan benar-benar akan terwujud. Kabar terbaru menyebutkan kantor Perdana Menteri Inggris menyampaikan komentar yang memicu panasnya hubungan kedua pihak.

Dalam cuitan akun Twitter mengatakan bahwa 2017 lalu Uni Eropa menampilkan slide bahwa FTA khas Kanada menjadi harapan terakhir hubungan dagang antara Inggris dan Uni Eropa. Dan saat ini itu semua tidak ditawarkan sama sekali.

 

Baca Juga:   Poundsterling Menguat Berharap Ada Perubahan Sikap PM Boris Johnson

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar