Dolar Kanada Terseret Pelemahan Minyak Mentah, USDCAD Melonjak

Perdagangan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat menutup beberapa hari terakhir dengan sedikit perubahan di sekitar level harga 1,32. Namun beberapa jam terakhir pasangan ini menerima dorongan positif dan mulai mampu menyentuh titik paling tingginya dalam enam hari terakhir.

Dolar Kanada sampai saat ini terus berjuang untuk menemukan minat para pembeli ketika kondisinya terus melemah. Pasalnya Loonie merupakan mata uang komoditas yang terdampak langsung penurunan minyak mentah beberapa pekan terakhir. Saat ini pasangan USDCAD sedang diperdagangkan di sekitar level harga 1,3293.

Minyak Lemah Karena Risk-Off

Saat ini pergerakan kurva pada imbal hasil obligasi pemerintah AS 1 dan 2 tahun terbalik untuk kali pertama sejak tahun 2007 lalu. Kondisi ini telah memicu pemindahan aset para pelaku pasar dan investor ke aset-aset yang aman seperti emas, yen dan juga franc swiss. Pasar juga kembali mengkhawatirkan mengenai potensi resesi ekonomi AS. Perdagangan dan pasar yang terus suram sangat membebani permintaan minyak mentah yang berdampak ke Dolar Kanada.

Posisi harga minyak mentah saat ini di WTI Texas berada di 55,55 atau mencetak titik paling rendah dalam harian. Sepanjang perdagangan hari Rabu (14/8) penurunan minyak mentah mewakili sekitar 1,83 persen. Sentimen resiko yang sedang mundur menyebabkan permintaan aset berisiko memudar total.

Untuk selanjutnya pasar minyak mentah akan fokus ke rilis data mengenai pasokan minyak AS oleh EIA. Pasar memprediksi data ini akan mengalami penurunan 2,7 barel selama satu pekan berakhir di 9 Agustus. Selain itu akan ada rilis data mengenai indeks harga impor dan ekspor dari AS yang mungkin tidak akan begitu mempengaruhi pergerakan USDCAD. Minyak mentah akan tetap menjadi faktor utama masa depan Loonie.

Baca Juga:   China Rela Ekonominya Lemah Demi Membuat Trump Gagal Menjadi Presiden AS 2020

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar