Dolar Kanada Tergelincir Kembali Setelah Memposting Di Dekat Level 1 Minggu Karena Minyak Naik

Dolar Kanada melemah terhadap mitra AS pada hari Selasa tetapi bertahan di dekat yang terkuat dalam hampir seminggu. Ini bisa terjadi karena harga minyak naik dan menjinakkan data inflasi AS membebani greenback.

Loonie Bergelombang Selama Sepekan

Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, didukung oleh rencana Arab Saudi untuk membatasi pasokan sukarela lebih lanjut pada bulan April dan pengurangan ekspor minyak dari Venezuela karena mati listrik. Minyak mentah berjangka AS naik hampir 1 persen menjadi $57.33 per barel. Sebelumnya, PM Arab Saudi mengatakan bahwa pihak UEA belum akan memasok minyak mentahnya dalam waktu dekat. Ini tentu saja baik untuk minyak, sekaligus untuk kenaikan dolar Kanada secara tidak langsung.

Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang utama mata uang setelah data menunjukkan kenaikan tahunan terkecil untuk harga konsumen AS dalam hampir 2-1 / 2 tahun.

Dolar Kanada berada diperdagangkan 0.1 persen lebih rendah pada 1.3403 ke greenback, atau 74.61 sen AS.

Ada Peluang Penurunan Suku Bunga Dari Bank Sentral Kanada

Mata uang menyentuh level intraday terkuat sejak Rabu lalu di 1.3383. Level tertinggi enam hari untuk loonie datang setelah data domestik pada hari Jumat menunjukkan kenaikan pekerjaan pada bulan Februari. Namun, data pasar uang menunjukkan bahwa ada sekitar 20 persen peluang penurunan suku bunga tahun ini dari Bank Kanada. Jika ini terjadi, kemungkinan ekonomi domestik bisa dirangsang kembali.

Bank sentral telah memperketat 125 basis poin sejak Juli 2017. Wakil Gubernur Senior Bank Kanada Carolyn Wilkins dijadwalkan untuk berbicara pada hari Kamis. Sementara itu, data penjualan manufaktur Kanada untuk Januari akan jatuh tempo pada hari Jumat.

Harga obligasi pemerintah Kanada lebih tinggi melintasi kurva imbal hasil sejalan dengan Treasury AS. Dua tahun naik 1 sen Kanada untuk menghasilkan 1.652 persen dan 10 tahun naik 8 sen Kanada untuk menghasilkan 1.745 persen. Pada hari Jumat, imbal hasil 10-tahun menyentuh level terendah sejak Juni 2017 di 1.732 persen.

Baca Juga:   Trump Mengirim Surat Ke Kim Jong Un Korea Utara Menjelang Perjalanan Asia

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar