Dolar Kanada Mendominasi USDCAD Karena Komentar Dovish Pejabat Fed Dan Data Kanada

Pasangan mata uang USDCAD terlihat mampu mempertahankan momentum kenaikannya saat sesi awal kawasan Amerika Utara hari Jumat (23/8). Walaupun sayangnya Dolar Kanada mendominasi pasangan beberapa pip setelah rilis data mengenai penjualan eceran dari Kanada. Sebelumnya Loonie mengalami pelemahan karena terdampak penurunan harian pada indeks minyak mentah. Salah satu alasan pelemahan minyak adalah adanya aksi balasan China berupa pemberlakukan tarif ke produk AS senilai 75 Miliar dolar.

Pelemahan Dolar Kanada membuat USDCAD melonjak menuju ke level harga 1,3345 dan merupakan batas atas pasangan ini. Pasalnya Kanada baru saja merilis data mengenai penjualan eceran yang sangat memuaskan dan lebih dari prediksi sebelumnya. Penjualan inti melonjak 0,9 persen selama Juni dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yang stagnan. Data ini membuat para pelaku pasar dan investor terkejut.

Penguatan Dolar Kanada didukung juga oleh momentum pembalikan dari USD dalam perdagangan harian dari titik puncaknya. USD mengalami pelemahan setelah adanya komentar dari Presiden Fed dari St Louis James Bullard yang bernada dovish. Komentar ini bergabung dan membatasi kenaikan USDCAD lebih tinggi.

Komentar Fed Bullard

Bullard menyampaikan komentarnya saat sesi wawancara Bloomberg. Dia menyampaikan bahwa seharusnya Fed lebih bernada dovish. Akan ada adu pendapat cukup seru ketika membahas mengenai pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan selanjutnya. Bullard sendiri cenderung akomodatif demi mendorong ekspansi ekonomi AS.

Pasalnya tingkat suku bunga yang rendah, mampu memberikan dukungan untuk bisa bersaing saat momentum perang dagang dengan AS. Fed bisa memilih sikap dovish dan menaikkan harapan inflasi AS. Perang dagang luar negeri saat ini mulai mempengaruhi dalam negeri seperti ekuitas dan juga pasar AS. Bullard menegaskan mode suku bunga rendah seperti pada 1998 merupakan model yang baik dan fleksibel.

Baca Juga:   Mata Uang Asia Lemah Terhadap Dolar AS Setelah PDB AS Optimis

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar