Dolar Australia Tetap Tertekan Defensif Pasca Survei Bisnis NAB Optimis

National Australia Bank atau NAB baru saja merilis mengenai hasil survei bisnis yang dilaporkan dengan hasil yang mengejutkan. Survei tersebut menampilkan bahwa bisnis mengalami kenaikan yang baik. Sayangnya walaupun optimis, Dolar Australia gagal memanfaatkan momentum tersebut dan terus diperdagangkan lebih rendah terhadap Dolar AS saat sesi Asia hari Selasa ini (12/11).

Tingkat kepercayaan bisnis dan ketentuan bisnis yang dilaporkan NAB selama bulan Oktober berada pada level 2 dan 3 dari prediksi sebelumnya di 0 dan 2. Dengan tingkat sentimen yang optimis tersebut telah memberikan dorongan ringan dari level teknikal SMA 100 dalam harian. Sayangnya ketegangan yang datang dari konflik perdagangan AS dan China terus menguasai pasar dan mendorong Dolar Australia lebih rendah melawan USD.

Risiko Tetap Berat

Kabar peristiwa terbaru dilansir dari Reuters bahwa polisi Hong Kong saat ini telah menggunakan peluru karet dalam usaha melawan pendemo yang membawa gas air mata. Kabar ini memancing komentar dan kritikan dari pejabat dari AS dimana mengutuk penggunaan senjata untuk melawan demonstran. Kabar ini tentunya akan mengancam kesepakatan dagang AS-China yang telah berusaha dibangun sebelumnya.

Selera risiko tampak terus berat dan bahkan mengabaikan adanya spekulasi mengenai perdagangan AS dan Uni Eropa. Ada kabar bahwa Presiden Trump akan melakukan pemangkasan tarif terhadap mobil yang berasal dari Uni Eropa. Selain itu juga dikabarkan bahwa ada pembicaraan optimis dari pimpinan AS dan Perancis.

Selanjutnya Dolar Australia akan terus mengawasi kabar terbaru mengenai perdagangan AS dan China sebagai katalis non-data paling utama. Pasalnya sangat sedikit sekali rilis data yang akan terjadi saat sesi Asia berlangsung pada hari ini. Sementara itu saat sesi Amerika Utara berlangsung, pasar akan fokus ke komentar dari pejabat Fed dan Presiden Trump.

 

Baca Juga:   Setelah Komentar Dolar AS Terlalu Tinggi, IMF Peringatkan Dampak Kerugian Perang Dagang

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar