Dolar Australia Naik Mengesampingkan Sentimen Konsumen Negatif, AUDUSD Fokus Ke Risalah FOMC

Pergerakan pada pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS tampak kembali mendapatkan dorongan untuk naik lebih tinggi. Saat sesi Asia hari Rabu (9/10), pasangan AUDUSD sedang berada di titik paling tingginya dalam sesi di sekitar level harga 0,6740. Sayangnya AUD tidak mendapatkan tindak lanjut untuk mencetak level yang lebih tinggi lagi.

Sebelumnya pasangan sempat mengalami momentum pembalikan dan masuk ke fase stagnan singkat saat awal sesi kawasan Asia. Lonjakan permintaan pada Dolar Australia hari ini bahkan tampaknya tidak merespon rilis data mengenai tingkat sentimen konsumen Westpac. Penguatan mungkin terjadi karena pergerakan Dolar AS yang terbatas. Sehingga AUD mampu menahan data yang cukup mengecewakan.

Pesimisme Perdagangan

Untuk selanjutnya mungkin pasangan menunggu kabar terbaru mengenai perdagangan global. Pasalnya pesimisme yang terjadi sebelumnya telah menyebabkan kenaikan AUD tertahan karena investor menahan diri untuk investasi dalam jumlah besar. Pesimisme datang setelah pemerintah AS memutuskan untuk melakukan pembatasan visa pada para pejabat China.

Langkah itu diputuskan bersamaan dengan keputusan memasukkan perusahaan asal China ke dalam daftar hitam. Alasan pemblokiran itu adalah karena keterlibatan perusahaan pada pelanggaran HAM yang terjadi di Uighur terhadap minoritas Muslim. Kabar ini sangat mengancam pembicaraan perdagangan yang akan berlangsung pada pekan ini. Mungkin akan semakin rumit dan cukup membebani Dolar Australia.

Tekanan pada AUD juga turut diperburuk dengan penurunan sentimen risiko global. Kondisi ini menyebabkan aset berisiko berlawanan terhadap greenback ditinggalkan pasar. Dolar AS akan lebih diunggulkan pada pasangan AUDUSD jika memang pesimisme terus menghantui pasar. Untuk selanjutnya pasangan akan fokus ke rilis risalah pertemuan FOMC bulan September. Dari sini akan mencari arah kebijakan bank sentral AS di tengah kondisi ekonomi yang sedang suram.

 

Baca Juga:   PBoC: Klaim Tuduhan Trump Merusak Pasar Keuangan Global

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar