Dolar AS Naik Mengikuti Nada Positif Pada Yield Treasury

Permintaan terhadap mata uang Dolar AS mengalami pemulihan dalam beberapa jam terakhir. Dolar AS nak terlihat pada indeks Dxy sebagai pengukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang pesaing utama global. Saat ini indeks terus memperpanjang momentum kenaikan dan menuju ke titik paling tinggi dalam pergerakan dalam bulanan yang berada di dekat level 94,00.

Selama empat sesi tanpa jeda di hari Rabu ini (12/8), Dolar AS naik dan terus berusaha mempertahankan momentum agar bisa pulih lebih tinggi lagi. Sebelumnya pada pekan lalu indeks Dxy berada di titik paling rendah dalam dua tahun terakhir yang berada di sekitar 92,00. Namun saat ini berusaha untuk mempertahankan kenaikan untuk berada di atas 94,00 dan lebih tinggi lagi.

Politik dan Data Ekonomi

Salah satu faktor yang mendukung Dolar AS naik adalah adanya pergerakan positif pada imbal hasil obligasi Treasury AS dalma 10 tahunan. Selain itu harapan yang meningkat dilangsungkannya pembicaraan stimulus ekonomi oleh pejabat politik juga turut mendukung Dolar AS saat ini. Para pelaku pasar dan investor tetap menaruh harapan yang tinggi meski pembicaraan stimulus ekonomi belum dimulai.

Kebangkitan Dolar AS saat ini sangat dikaitkan adanya lelang obligasi pemerintah yang memecahkan rekor. Hal itu mendukung yield Treasury AS dalam tenor 10 tahun melesat dan membawa keuntungan bagi mata uang Dolar AS. Karena para investor kembali mencari imbal hasil yang tinggi.

Dari sisi data, nanti malam saat sesi Amerika Utara, AS akan merilis data mengenai angka inflasi produsen yang dibuktikan dengan data indeks harga produsen untuk bulan Juli. Kemudian beberapa pejabat Fed nanti malam juga akan memberikan komentar terkait dengan ekonomi AS yang berjuang di tengah masa pandemi saat ini.

 

 

Baca Juga:   Terbaru, AS dan China Dirumorkan Akan Bertemu Pada 15 Agustus

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar