Dolar AS Menguat, USDJPY Mencoba Tembus Penghalang Utama, Menunggu NFP dan Fed

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang USDJPY hari ini mengalami kenaikan menuju ke level harga 109,65 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (10/1). Sebelumnya Dolar AS mengalami pelemahan dan memaksa pasangan terjun menuju ke level harga 107,65. Lonjakan permintaan Dolar AS hari ini terutama disebabkan oleh ketegangan antara AS dan Iran yang mulai mereda.

Kondisi tersebut membuat para pelaku pasar dan investor kembali optimis untuk masuk ke dalam pasar. Dampaknya permintaan aset safe haven seperti Yen Jepang mengalami penurunan karena selera risiko yang hidup kembali. Penguatan Dolar AS juga disebabkan oleh kemungkinan tanda tangan kesepakatan dagang antara AS dan China semakin dekat.

Sayangnya untuk selanjutnya pasangan USDJPY harus menghadapi penghalang atas utama yang telah beberapa kali gagal ditembus sejak akhir bulan November lalu. Tapi penghalang atas itu bisa saja ditembus dengan syarat kesepakatan berhasil ditandatangani dan diberlakukan sehingga Dolar AS akan menguat dengan signifikan. Gejolak kegembiraan pasar akan membuat Yen melemah sehingga USDJPY menguat dengan mudah.

Bank Sentral AS

Dari sisi lain, Dolar AS hari ini kemungkinan juga akan menerima spekulasi-spekulasi dari pedagang terkait dengan kebijakan moneter Fed. Diprediksi bahwa Fed akan lebih memilih menahan kebijakannya pada pertemuan mendatang. Wakil Ketua Fed yaitu Clarida mengatakan bahwa saat ini ekonomi dan juga kebijakannya dalam posisi yang baik. Hambatan ekonomi juga mulai mereda sehingga konsumen AS akan lebih baik lagi.

Analis Westpac mengatakan bahwa peluang pelonggaran kebijakan oleh Fed bahkan saat ini di level 0 persen pada akhir Januari mendatang. Sementara itu Dolar AS hari ini akan terfokus ke rilis data mengenai Non-Farm Payrolls yang sangat ditunggu oleh para pelaku pasar dan investor.

 

Baca Juga:   Langkah Bank Regional Memancing Peringatan BoJ Di Tengah Suku Bunga Jepang Yang Rendah

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar