Dolar AS Mendominasi USDJPY Karena Risko On Pasar Setelah Kabar Perdagangan dan Inggris

Permintaan mata uang safe haven terutama Yen Jepang mengalami penurunan yang cukup besar sepanjang hari Jumat ini (13/12). Kondisi ini mengirim Dolar AS menguat mendorong USDJPY menuju ke puncak dalam dua pekan terakhir di level harga 109,55. Berbagai kombinasi faktor optimis membuat Yen Jepang melemah.

Sebelumnya saat sesi Asia berlangsung, Yen Jepang sempat unggul di atas USD mengirim pasangan turun menuju ke level harga 109,00. Namun setelah itu pasangan menerima sinyal-sinyal pembelian yang membuat USDJPY bangkit kembali. Terlebih lagi semalam telah meluas kabar mengenai optimisme perdagangan yang membuat sentimen risiko menguat total.

Optimisme Perdagangan

Pada hari Kamis kemarin saat sesi Amerika Utara berlangsung, para pelaku pasar dan investor mendapatkan kabar yang membuat selera risiko mereka melonjak dan mendorong Dolar AS menguat. Diberitakan bahwa AS telah sampai pada kesepakatan dagang tahap awal dengan China. Kabar itu memang menjadi kabar yang paling ditunggu pasar. Karena sudah sangat dekat dengan diberlakukannya tarif tambahan produk China mulai 15 Desember.

Dilaporkan bahwa Presiden Trump telah memberikan tanda tangannya pada kesepakatan dagang tersebut. Kemajuan yang sangat besar ini tentunya secara otomatis mencegah terjadinya kenaikan tarif AS pada produk China yang memiliki nilai $160 Miliar.

Momentum Dolar AS  menguat terhadap safe haven didukung juga oleh kabar yang menggembirakan dari Inggris. Kamis kemarin Inggris menyelenggarakan pemilihan umum parlemen. Dimana hasil pemilihan menampilkan kemenangan partai Konservatif dengan hasil yang sangat besar. Kabar tersebut membuat selera risiko pasar melonjak dan meninggalkan investasi di aset safe haven seperti Yen.

Perdagangan selanjutnya pasangan USDJPY akan lebih fokus ke rilis data ekonomi dari AS. Data mengenai penjualan eceran akan disampaikan pada hari ini dan akan menjadi fokus pasar disamping menunggu kabar perdagangan lainnya.

 

Baca Juga:   Mata Uang Menguji Level Tertinggi Multi-Minggu, Saham Asia Anjlok

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar