Dolar AS Langsung Merosot Pasca Pidato Powell Dovish

Sempat mengalami lonjakan permintaan beli, Dolar AS pada akhirnya harus rela mundur dari puncak terbarunya setelah merespon rilis kesaksian Ketua Fed yaitu Powell tadi malam. Powell menyampaikan pesan yang dovish di depan Komite Jasa Keuangan Kongres AS yang berdampak ke naiknya kembali kemungkinan pemangkasan suku bunga AS oleh Fed pada akhir bulan Juli ini.

Sekarang Indeks Dolar AS atau DXY memperlihatkan pelemahan yang cukup signfikan terhadap beberapa lawan utamanya dan ditutup dalam kondisi lemah sekitar 0,4 persen menuju ke 97,09. Level yang dicapai pada hari ini merupakan titik paling rendah dalam waktu tiga hari terakhir.

Kesaksian Dovish Ketua Fed, Jerome Powell

Peristiwa kesaksian Powell ini memang sangat ditunggu-tunggu pasar karena akan memproyeksikan suku bunga AS selanjutnya. Dalam kesempatan hari pertama, Powell menyampaikan bahwa ketegangan perdagangan skala global dan perlambatan global akan terus memberikan tekanan terhadap prospek perekonomian AS ke depannya sejak pertemuan bank sentral di bulan Juni kemarin. Dia juga menyampaikan bahwa saat ini terjadi ketidakpastian mengenai prospek perekonomian AS dan juga tekanan inflasi yang terus berusaha ditekan oleh bank sentral AS akan memaksa bank sentral untuk tetap bertahan.

Dengan komentar dari Powell yang sebagian besar bernada dovish, telah menaikkan kembali harapan pasar untuk pemangkasan suku bunga oleh Fed pada momen pertemuan di bulan Juli mendatang. Sementara itu dari Presiden Fed Louis, James Bullard mengungkapkan dia memberikan tuntutan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Pada pertemuan FOMC bulan Juni kemarin Bullard menjadi anggota paling menekankan penurunan suku bunga AS. Pernyataan Powell yang dovish telah membuat pasar meninggalkan Dolar AS dan membuatnya lemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Baca Juga:   Trump Mencalonkan Dua Kandidat Untuk Perbaikan The Fed

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar