Defisit Neraca Perdagangan AS Mulai Menyusut Setelah Tindakan Trump yang Memancing Perang Dagang

Tingkat defisit neraca perdagangan yang dialami oleh Amerika Serikat telah mengalami penurunan menuju ke level paling rendah sejak setahun terakhir pada laporan bulan Oktober. Berdasarkan hasil data ini maka menampilkan bahwa perdagangan telah memberikan dampak yang sangat besar bagi ekonomi AS. Walaupun masih terjadi penurunan tingkat impor barang untuk konsumsi yang menjadi pertanda permintaan dalam negeri mengalami penurunan.

Namun walaupun mengalami penurunan, tingkat belanja oleh konsumen masih bisa dijaga oleh pasar tenaga kerja yang terus mengalami penguatan. Sementara itu berdasarkan data pada hari Kamis kemarin menampilkan hasil bahwa tingkat pengangguran mengalami penurunan. Kondisi ini bisa dibuktikan dengan klaim tunjangan pengangguran yang merosot mencapai level paling rendah tujuh bulan ini.

Rilis data ekonomi AS yang positif tersebut telah memangkas data yang negatif pada pekan ini pada sektor manufaktur. Data aktivitas manufaktur mengalami pelemahan selama kurun waktu empat bulan terakhir. Selain itu sektor jasa dan pengeluaran sektor konstruksi juga dilaporkan mengalami perlambatan.

Dilansir dari Reuters, Kantor Perdagangan AS menyampaikan pada hari Kamis bahwa tingkat defisit neraca perdagangan mengalami penurunan 7,6 persen menuju ke $47,2 Miliar. Hasil itu menjadi hasil yang paling baik sejak bulan Mei 2018 lalu di tengah penurunan impor dan ekspor. Selain juga dilaporkan revisi defisit neraca perdagangan pada bulan September menuju ke $51,1 Miliar dari sebelumnya di $52,5 Miliar.

Pelemahan ekonomi AS tidak terlepas dari perang dagang yang terjadi antara dua raksasa ekonomi global yaitu AS dan China. Memberlakukan tarif tambahan terus melukai ekonomi kedua negara dan berdampak ke perlambatan pertumbuhan global. Memang langkah kontroversial AS yang memancing perang dagang adalah salah satu langkah untuk memperbaiki perdagangan yang dinilai Trump tidak adil.

 

Baca Juga:   Optimisme Perdagangan Mengangkat Dolar AS Unggul Di Atas Yen Jepang Setelah Kembalinya Pedagang

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar