Data Tenaga Kerja Membaik, AUDJPY Melonjak Mulai Fokus Ke Pertemuan BoJ

Perdagangan pada pasangan mata uang AUDJPY hari ini mengalami kenaikan yang cukup baik saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (19/12). Pasangan melonjak menuju ke level harga 75,40 pasca rilis data dari Australia. Data tersebut menampilkan tingkat pengangguran Aussie yang turun dengan baik. Hal itu juga diperkuat oleh perubahan tenaga kerja yang melonjak lebih dari harapan awal pasar.

Untuk data mengenai penambahan tenaga kerja dilaporkan dengan hasil melonjak ke 39,9K dari harapan awal di 14K selama bulan November. Sementara itu data mengenai pengangguran dilaporkan anjlok ke 5,2 persen dari prediksi sebelumnya di 5,3 persen. Data lainnya seperti tingkat partisipasi dilaporkan dengan hasil stagnan pada level 66 persen. Menanggapi hasil itu, AUDJPY hari ini melonjak karena ekonomi Australia mulai pulih kembali.

Kabar Perdagangan dan Fokus AUDJPY

Sebelumnya para pelaku pasar dan investor cukup tertarik dengan kinerja positif pasangan setelah kabar positif dari perdagangan AS dan China. Selain itu para pedagang juga tetap optimis karena adanya prediksi bahwa ketenagakerjaan Aussie akan mengalami perbaikan yang cukup signifikan.

Kabar mengenai perdagangan, kemarin diplomat AS mengungkapkan pujian atas tercapainya kesepakatan dagang tahap awal antara AS dan China. Namun penasihat Pentagon, Larry Kudlow mengatakan akan terus mengawasi ketaatan China terhadap kesepakatan dagang tersebut.

Sementara itu Global Times memberitakan kutipan dari orang China, bahwa dengan jika adanya pemakzulan Presiden Trump, maka hal tersebut tidak akan memberikan pengaruh apapun pada keputusan dagang China. Hal ini tentunya membuat AUDJPY hari ini bisa memperpanjang kinerja dengan baik.

Pasca data ketenagakerjaan Aussie, pasangan AUDJPY hari ini akan mengalihkan perhatian ke pertemuan kebijakan dari bank sentral Jepang dan beberapa rilis data ekonomi. Pertemuan akan diawasi karena penasihat PM Abe yaitu Koichi Hamada mengatakan harus bisa menghindari dari suku bunga yang sangat rendah. Dan pasar memprediksi tidak ada perubahan kebijakan untuk saat ini.

 

Baca Juga:   Defisit Neraca Perdagangan AS Mulai Menyusut Setelah Tindakan Trump yang Memancing Perang Dagang

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar