Data Neraca Perdagangan Aussie Gagal Mendorong AUDUSD Lebih Tinggi

Pasangan mata uang AUDUSD cenderung mengalami penurunan saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (5/2). Dolar Australia konsolidasi setelah para pedagang mengabaikan data mengenai neraca perdagangan yang dirilis beberapa saat yang lalu. Padahal data tersebut dilaporkan dengan hasil yang lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya.

Data surplus perdagangan Australia pada bulan Januari dilaporkan mengalami kenaikan 5.210 juta AUD lebih tinggi dari harapan awal yang berada di 4.800 juta AUD. Sampai saat ini setelah data di rilis, Dolar Australia konsolidasi belum menemukan aksi pembelian oleh para pedagang. AUDUSD hanya mampu bertahan di sekitar level harga 0,6620 saat pertengahan sesi Asia.

Ekspor Aussie Turun

Kemungkinan kekecewaan para pelaku pasar dan investor datang dari kenaikan surplus yang tidak diikuti oleh kenaikan pada sektor ekspor Aussie. Selain itu tingkat surplus perdagangan walaupun lebih baik dari harapan awal, tapi masih lebih rendah dari data bulan Desember yang berada di 5.233 juta AUD. Lebih rinci lagi tingkat ekspor mengalami penurunan 3 persen setelah data Desember naik 1 persen. Untuk impor turun 3 persen setelah Desember juga baik 2 persen.

Secara luas data ekspor Australia yang merosot tidak begitu mengejutkan para pelaku pasar dan investor. Karena memang dalam beberapa bulan terakhir pasar perdagangan global sedang melemah akibat wabah virus Corona yang menyerang beberapa negara. Selain itu para pelaku pasar dan investor juga lebih menahan diri karena adanya ancaman perlambatan ekonomi global.

Namun semua risiko itu telah berusaha untuk diterima oleh mereka terbukti dengan AUDUSD yang pada hari Rabu sempat mengalami kenaikan cukup baik. Kondisi Dolar Australia konsolidasi saat ini bisa ditembus jika memang sentimen risiko kembali mampu hidup dan menguasai pasar keuangan.

 

Baca Juga:   Poundsterling Inggris Terjun Setelah Inflasi Merosot dan Ekspektasi Pelonggaran BoE

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar