BoJ dan Pemerintah Jepang Akan Terus Berjuang Menghindarkan Ekonomi Jepang Dari Perlambatan Suram

Ekonomi Jepang tampaknya benar-benar sangat terancam akibat wabah virus Corona yang terus memburuk. Bank sentral Jepang sendiri memprediksi bahwa wabah virus itu akan mengirim ekonomi menjadi lebih suram lagi. Apalagi sebelum pandemi menyerang, BoJ sudah sangat kesulitan untuk membantu pertumbuhan ekonomi.

Langkah Kebijakan BoJ

Saat ini bank sentral Jepang telah melakukan pelonggaran kebijakan darurat untuk menyokong perekonomian. Pada 16 Maret lalu BoJ telah memperbesar stimulus moneternya, sehingga diharapkan akan mampu menekan kesulitan pendanaan dari perusahaan-perusahaan. Selain itu diharapkan juga membuat pasar keuangan menjadi stabil setelah terguncang akibat wabah virus Corona.

Gubernur BoJ dalam sebuah diskusi sempat mengungkapkan perlu adanya stimulus tambahan untuk membantu ekonomi Jepang yang tertekan. Dalam ringkasan pertemuan dari 9 anggota komite itu menunjukkan rasa khawatir yang sama pada perekonomian Jepang. Apalagi ekonomi sudah tertekan akibat pajak penjualan yang naik pada 2019 lalu.

Dilansir dari Reuters, anggota komite mengatakan ekonomi bisa stagnan walaupun ekonomi global telah pulih setelah virus selesai. Anggota lain juga terus bertindak lebih fleksibel dengan melakukan pertemuan darurat karena risiko global yang terus meningkat. Selain itu pembelian obligasi oleh BoJ yang terus naik akibat ancaman resesi juga terus ditinjau oleh BoJ.

Sebelumnya BoJ telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter pada awal bulan Maret kemarin. Selanjutnya para pertemuan akhir April, BoJ akan langsung fokus ke masa depan ekonomi Jepang yang terancam akibat masalah saat ini.

Dirumorkan bahwa anggota parlemen pemerintah meminta agar dilakukan penyusunan stimulus di atas 57 Triliun Yen atau setara $514 Miliar. Reuters juga sempat memberitakan bahwa BoJ akan siap untuk memperbesar stimulus jika memang wabah virus Corona tidak kunjung membaik. Apalagi jika pekerjaan dan belanja modal terpangkas dan akan berdampak ke harapan pemulihan ekonomi Jepang. 

 

Baca Juga:   Dolar Australia Tertekan Pasca Penjualan Eceran, AUD/JPY Turun Di Tengah Lonjakan Permintaan Yen

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar