Bagaimana Cara Trading Forex saat Rilis Berita?

Rilis berita ekonomi berdampak tinggi seringkali dimanfaatkan oleh trader forex sebagai momen untuk meraup cuan besar-besaran dalam waktu singkat. Mengapa demikian? Karena rilis berita penting bisa memicu perubahan nilai tukar drastis antara 50 hingga 200 pips dalam hitungan menit atau jam. Fluktuasi harga sesaat ini merupakan momen yang cukup berbahaya bagi mayoritas trader, tetapi bisa menjadi peluang trading forex yang menarik bagi trader pengguna teknik News-Trading.

Potensi dan Risiko Trading Forex saat Rilis Berita

Sebagai contoh, perhatikan gambar tangkapan layar di bawah ini. Gambar tersebut menunjukkan pergerakan harga pasangan mata uang EUR/USD pada tanggal 4 Januari 2019 dalam time frame H1 (Hourly), menjelang dan setelah rilis berita Non-farm Payroll (NFP) Amerika Serikat.

Potensi dan Risiko Trading Forex saat Rilis Berita

Dalam kurun waktu tiga jam menjelang rilis data NFP, pasangan mata uang EUR/USD telah anjlok lebih dari 50 pips (grafik yang ditandai kotak oranye). Kemudian, EUR/USD melonjak naik lagi lebih dari 50 pips dalam tempo 1 jam, tepat setelah berita dirilis. Besar ukuran candle di sekitar saat rilis berita nampak jauh berbeda dibandingkan ukuran candle sebelum dan setelahnya. Padahal, efek NFP saat itu cenderung moderat. Ada masa-masa tertentu (cukup jarang terjadi) ketika rilis NFP memicu pergerakan hingga 100-200 pips dalam hitungan menit saja.

Bayangkan apabila Anda melakukan open posisi buy tepat sebelum harga melonjak naik (sekitar 1.1350), dengan memprediksi secara akurat bahwa berita NFP akan melonjakkan EUR/USD, kemudian tutup posisi setelah kembali ke kisaran harga sebelumnya (1.1410). Seandainya Anda buka posisi sebesar 10 lot standar saja, maka bisa membawa pulang keuntungan sekitar USD6000 hanya dalam satu jam trading. Amat menggiurkan, bukan!? Siapa yang tak mau untung besar dengan usaha minimal seperti ini!.

Baca Juga:   Mengapa Harus Trading di Broker Forex yang Teregulasi Resmi?

Terlepas dari itu, Anda harus memahami bahwa risikonya juga lebih besar dibandingkan trading forex biasa, karena tak seorangpun mengetahui persis apakah berita yang dirilis nantinya akan mendorong EUR/USD naik atau justru makin turun. Di sisi lain, fluktuasi dan volatilitas pasar yang sangat tinggi akan membuat broker mengetatkan syarat leverage serta meningkatkan spread. Artinya, agar bisa trading forex saat rilis berita, Anda harus menyiapkan modal besar dan siap membayar biaya trading lebih tinggi.

Dengan memahami risiko tersebut, banyak trader forex yang memilih untuk stop trading saja sejak 1-2 jam sebelum rilis berita penting. Mereka tetap memantau berita tersebut, tetapi menghindari pasar sepenuhnya hingga 1-2 jam berlalu setelah berita dirilis, dengan anggapan efeknya telah memudar. Ini merupakan cara aman trading forex saat rilis berita, dan cocok bagi Anda yang tak berminat dengan posisi trading high-risk.

Meski demikian, karena mengharapkan keuntungan besar, ada juga sebagian trader forex lainnya yang justru sengaja menantikan saat-saat rilis berita untuk open posisi. Mereka biasanya tergolong trader dengan minat risiko tinggi dan berani bertaruh besar-besaran. Nah, apabila Anda termasuk golongan kedua ini, maka dapat mencoba beberapa cara trading forex saat rilis berita yang diuraikan di bawah.

Cara Trading Forex saat Rilis Berita

Tak sembarang pasangan mata uang bisa digunakan untuk trading forex berdasarkan berita (News Trading). Sebagian besar trader forex berfokus pada EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD saja. Cara trading atau teknik yang digunakan umumnya terbagi menjadi dua. Teknik pertama adalah dengan memasang perangkap sebelum berita dirilis, sedangkan teknik kedua adalah dengan berupaya memanen keuntungan dari pergerakan setelah berita dirilis. Berikut ini uraian selengkapnya:

  1. Pasang Perangkap Sebelum Rilis Berita
  • Sekitar 5-10 menit sebelum berita dirilis, pasang Pending Order dengan jarak antara 10-20 pips di atas dan di bawah harga saat itu.
  • Setelah berita dirilis dan salah satu Pending Order terpicu (aktif), segera batalkan Pending Order yang satunya lagi. Mengingat harga bisa bergerak sangat cepat, Anda harus cekatan. Jangan sampai kedua perangkap tadi malah terpicu dua-duanya, karena salah-salah justru Anda yang masuk jebakan.
  • Biarkan posisi yang sudah terbuka hingga mencapai target profit antara 40-100 pips. Namun, apabila ternyata harga berbalik arah dan melawan perkiraan, maka Anda harus pula siap untuk cut loss sewaktu-waktu.
  1. Trading Forex Setelah Berita Dirilis
  • Saat berita dirilis, langsung identifikasi apakah berita tersebut akan mengakibatkan pasangan mata uang bullish atau bearish. Sebagai panduan: Jika berita dari Amerika Serikat itu positif (melampaui ekspektasi), maka EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD akan jatuh. Sebaliknya, jika berita dari Amerika Serikat itu negatif, maka EUR/USD, GBP/USD dan AUD/USD akan melonjak.
  • Upayakan untuk open posisi secepatnya, sebelum terjadi harga jatuh atau melonjak (spike). Namun, ini sangat sulit untuk dilakukan oleh trader akar rumput seperti kita, sehingga Anda dapat pula menggunakan opsi alternatif. Opsi alternatif bisa diambil jika harga telanjur spike. Caranya, tunggu hingga harga terkoreksi (retrace), kemudian open posisi dengan target sesuai dengan arah berita.
  • Biarkan posisi yang sudah terbuka hingga mencapai target profit antara 40-100 pips. Anda dapat memasang Trailing Stop 10 pips sebagai pendukung, karena keuntungan dari teknik ini biasanya lebih rendah ketimbang keuntungan dari teknik pertama tadi.
Baca Juga:   Apa itu Reversal dan Retracement dalam Trading Forex

Apabila tertarik kepada News Trading, Anda bisa mencoba kedua teknik itu terlebih dahulu dalam akun demo. Setelah itu, Anda dapat menambahkan aturan-aturan lain. Kebanyakan News Trader mengembangkan tekniknya sendiri. Misalnya, baru akan open posisi jika muncul pola candle tertentu setelah berita dirilis, atau sejenisnya.

Yang penting sekali untuk diingat, agar dapat menerapkan kedua teknik itu, Anda harus mengetahui jam rilis berita dengan tepat. Untuk itu, Anda boleh memanfaatkan kalender forex yang banyak tersedia di internet ataupun kalender forex yang sudah terintegrasi dengan platform Metatrader 5. Pastikan bahwa kalender forex tersebut sudah di-setting waktunya sesuai dengan Waktu Indonesia Barat (WIB) dan selalu update secara tepat waktu (ada kalender tertentu yang sering terlambat update). Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa koneksi internet lancar pada sekitar saat berita dirilis, dan PC/Laptop Anda tidak mengalami kendala tertentu. Terakhir, jauhi semua hal yang berpotensi jadi gangguan, karena Anda perlu berkonsentrasi tinggi.

Di samping itu, perlu diketahui, open posisi yang dimaksudkan untuk News Trading harus ditutup dalam hari trading yang sama, baik dalam kondisi untung (sukses take profit) ataupun rugi (terpaksa cut loss). Kenapa begitu? Perhatikan bahwa efek berita hanya akan bertahan maksimal beberapa jam saja. Setelah itu, harga akan bergerak kalem lagi seperti biasa. Artinya, jika posisi dibiarkan floating hingga lewat dari sehari itu, maka Anda bisa menunggu lama sekali agar harga kembali ke arah yang Anda harapkan. Penantian itu bisa berhari-hari atau lebih dari itu, bahkan sampai saldo tak mampu menahan lagi dan kena Margin Call.

Beri rating artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...

Tinggalkan sebuah Komentar