AUDUSD Tidak Bergerak Meskipun Surplus Neraca Berjalan Naik, Fokus Ke Suku Bunga RBA

Perdagangan di sekitar mata uang AUDUSD hari ini telah mengalami kegagalan memperpanjang kenaikannya yang sudah tercatat 0,86 persen. Dolar Australia kesulitan untuk mencetak level yang lebih tinggi walaupun data-data Aussie dilaporkan dengan hasil yang memuaskan.

Tingkat surplus neraca berjalan Aussie mengalami kenaikan menuju ke 7,8 Miliar AUD lebih tinggi dari prediksi sebelumnya di 6,3 Miliar dan data sebelumnya di 5,9 Miliar. Ketua Ekonom di ABS, Bruce Hockman, untuk kali pertama sejak 46 tahun terakhir Australia mendapatkan dua keuntungan surplus pada neraca berjalan secara beruntun.

Dengan hasil surplus neraca berjalan yang berada diatas prediksi sebelumnya, maka akan membuka peluang kenaikan pada produk domestik bruto. Data tersebut akan disampaikan pada hari Rabu besok. Saat ini para pelaku pasar dan investor menerima prediksi bahwa data PDB akan berada pada level 1,7 dalam tahunan pada kuartal ketiga. Lebih tinggi dari laporan sebelumnya yang hanya di 1,4 persen. Sementara itu dalam kuartal ke kuartal diprediksi tetap di level 0,5 persen.

Fokus Ke RBA

Sayangnya permintaan beli AUDUSD hari ini tidak terjadi apapun walaupun neraca berjalan mengalami lonjakan. Saat sesi Asia berlangsung, pasangan AUDUSD tidak memberikan sinyal pergerakan dengan volume yang besar. Saat ini pasangan sedang diperdagangkan di sekitar level harga 0,6820.

Sepinya pedagang di pasangan AUDUSD hari ini mungkin karena para pelaku pasar dan investor sedang menunggu keputusan suku bunga yang akan disampaikan oleh bank sentral Australia hari ini. Saat ini pasar memprediksi bahwa RBA tidak akan melakukan perubahan pada tingkat suku bunga dan tetap di level 0,75 persen. Kemungkinan penurunan suku bunga baru akan terjadi pada bulan Februari tahun 2020 mendatang.

 

Baca Juga:   Dolar New Zealand Menguat Pasca Suku Bunga RBNZ, Fokus Ke Konferensi Pers

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar