AUDUSD Hari Ini Stagnan Karena Data Saling Tarik Ulur

Sepanjang pertengahan sesi Asia hari Rabu ini (1/7) pasangan AUDUSD hari ini tampak sangat kesulitan menerima sinyal pembelian. Padahal rangkaian data baru-baru ini sangat mendukung penguatan mata uang Dolar Australia. Saat ini pasangan AUDUSD masih bertahan di sekitar nilai tukar 0,69 dan kurang menerima dorongan pergerakan.

Beberapa saat yang lalu, Australia merilis data mengenai izin bangunan di Australia mengalami penurunan 16,4% pada bulan Mei. Data itu lebih rendah dari prediksi penurunan sebelumnya yang berada di 10%. Sementara itu untuk bulan April kemarin data turun 1,8%. Kemungkinan hasil ini yang menyebabkan pergerakan pasangan AUDUSD hari ini tampak stagnan meski data China optimis.

Data China Optimis

China merilis data mengenai IMP Manufaktur swasta dengan hasil yang lebih baik dari prediksi. Data aktual berada di 51,2 lebih baik dari prediksi awal di 50,5 dan laporan data sebelumnya di 50,7. Datang yang terus menjauh dari batas 50,00 mengindikasikan aksi ekspansi terus berlangsung dengan baik. Menggambarkan ekonomi China secara perlahan akan bangkit dari perlambatan akibat pandemi ini.

Sehingga data Aussie yang negatif menghapuskan data optimis dari China yang seharusnya mampu mendukung AUDUSD hari ini. Pasangan hanya bertahan di 0,6910 di tengah kekhawatiran pandemi virus Corona yang juga membebani Dolar Australia dari sisi yang lain. Negara bagian Victoria melaporkan ada kenaikan kasus yang signifikan.

Gambarna risiko yang masih lemah terlihat juga pada kontrak berjangka S&P 500 yang mencatatkan penurunan 0,20% baru-baru ini. Pasangan AUDUSD bisa berpeluang mengalami kenaikan jika memang ada nada risiko yang bangkit. Salah satu indikasinya adalah jika kontrak berjangka S&P 500 mampu mencatatkan kenaikan dan menghapus penurunan-penurunan. Berita global akan terus ditunggu oleh para investor global.

 

Baca Juga:   Sempat Turun, USDJPY Naik Kembali Namun Beberapa Masalah Masih Membebani

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar