AUDUSD Hari Ini Gagal Meneruskan Kenaikan Senin Karena Kekhawatiran China-Australia

Beberapa saat yang lalu bank sentral Australia melangsungkan pertemuan kebijakan moneter untuk bulan Mei. Dalam pertemuan it anggota dewan melihat bahwa solusinya adalah terus memantau kondisi ekonomi dan melihat hasil sektor keuangan. Paket kebijakan yang telah diluncurkan bekerja sesuai dengan rencana awal. Melihat tidak ada perubahan signifikan, pasangan AUDUSD hari ini cenderung tidak merespon sama sekali.

Selain itu anggota dewan juga mengatakan bahwa mereka siap untuk melakukan pembelian obligasi jika memang dibutuhkan. RBA juga akan terus bertindak untuk mengontrol kurva pada imbal hasil sampai terjadi kemajuan pada pekerjaan dan inflasi. Tapi walaupun ada kesiapan meningkatkan QE, namun RBA beberapa waktu terakhir justru memberikan sinyal akan ada pengurangan pembelian.

Pada hari Minggu 11 Mei kemarin, RBA memutuskan untuk tidak melakukan pembelian obligasi dan memilih untuk menunggu. Penyebab sikap tersebut mungkin adalah karena target yield Treasury tenor 3 tahun hanya berada di 0,25%. Selain itu ada inidkasibahwa yield Desember 2030 mengalami penguatan yang membuat pasar obligasi berkinerja dengan baik.

Tekanan Dolar Australia

Dengan keputusan yang diambil itu maka RBA tampak cenderung optimis jika dibandingkan dengan negara anggota G-10 lainya. Sayangnya optimisme itu gagal mendukung AUDUSD hari ini untuk meneruskan kenaikan hari Senin kemarin. Padahal hari Senin kemarin pasangan naik sangat tinggi sekali. Kekhawatiran perang dagang China dan Australia mungkin menjadi penyebab penurunan AUDUSD.

Saat sesi Asia di hari Selasa ini (19/5) pasangan AUDUSD hari ini bergerak di sekitar nilai tukar 0,6530. Hubungan China dan Australia tampaknya sedang memanas kembali setelah China mungkin benar-benar akan menaikkan tarif sampai 80%. Melihat langkah itu, pemerintah Australia akan mengajukan gugatan ke WTO karena mengambil langkah perdagangan yang merugikan.

Baca Juga:   Pajak Penjualan Melonjak, Penjualan Eceran Jepang Terancam Memburuk

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar