AUDUSD Hari Ini Defensif Berusaha Bullish Menembus 0,7000

Pasangan mata uang AUDUSD hari ini kembali dalam bias kenaikan dan kesulitan untuk bisa menembus nilai tukar di atas 0,7000. Pasangan tampaknya terus memperpanjang fase konsolidasi setelah mencapai kenaikan tinggi sebelumnya. Menjelang pembukaan sesi Eropa di hari Kamis ini (9/7) pasangan masih bertahan di sekitar 0,6985 atau mewakili kenaikan rigan 0,10%.

Katalis Penggerak AUDUSD

Sepanjang sesi Asia hari ini pasangan AUDUSD hanya mampu bergerak naik turun tanpa memberikan kejelasan arah. Namun secara luas pasangan AUDUSD hari ini berusaha untuk memecahkan kebuntuan di di bawah 0,7000 untuk naik lebih tinggi. Sebelumnya pasangan juga mendapatkan bias bearish akibat laporan dari Tasmania yang memperpanjang keadaan darurat sampai Agustus mendatang.

Tekanan AUDUSD hari ini juga datang dari data inflasi China yang menyebabkan para investor kecewa. Selain itu masalah antara Australia dan China pada masalah Hong Kong turut membebani Dolar Australia. PM Scott Morrison memberikan peringatan mengenai penduduk Hong Kong dan warga Australia yang berada di sekitarnya.

Tapi semua pesimisme itu mampu diredam dengan baik oleh Dolar Australia setelah mengambil sinyal positif dari kontrak berjangka S&P 500. Kenaikan kontrak menyebabkan bias penjualan Dolar AS semakin menguat dan membawa AUDUSD hari ini mencetak kenaikan dan berusaha menembus 0,7000.

Pergerakan pasangan mata uang AUDUSD selanjutnya akan terus fokus ke dinamika sentimen risiko global. Hal itu yang mampu menggerakkan pasangan mengingat sepinya rilis data hari ini kecuali data klaim pengangguran awal AS dalam hitungan pekan.

Beberapa masalah akan terus diperhatikan seperti berita virus Corona global dan juga Australia. Selain itu masalah perdagangan antara Australia dan China juga bisa memberikan pengaruh kepada pasangan AUDUSD. Jika indeks Dolar AS tetap dalam penjualan, pasangan mungkin akan bertahan lebih lama lagi.

 

Baca Juga:   Dolar Australia Melonjak Melawan Yen Didukung Kabar Optimis Dari Perdagangan AS-China

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar