AUDUSD Berhasil Pulih Setelah Flash Crash Akibat Anjloknya Minyak Mentah

Pasangan mata uang AUDUSD hari ini mengalami kenaikan menuju ke puncak perdagangan dalam harian. Penguatan Dolar Australia mampu membawa pasangan untuk menuju ke level harga 0,6600 saat sesi Eropa berlangsung di hari Senin (9/3).

Sebelumnya pasangan sempat mengalami penurunan menuju ke terendah harian di sekitar 0,6300 saat sesi awal kawasan Asia tadi pagi. Level terendah itu sekaligus menjadi level paling rendah sejak bulan Maret 2009 lalu. 

Adanya harapan stimulus dari pemerintah Australia turut membawa Dolar Australia menjadi lebih rendah. Namun pada akhirnya AUDUSD hari ini mampu memulihkan diri dengan volume yang cukup besar yaitu mendekati 300 pips hanya dalam beberapa jam saja.

Sayangnya pemulihan tersebut tidak disebabkan oleh katalis yang jelas. Bahkan pemulihan AUDUSD hari ini juga mengesampingkan pembalikan dari indeks Dolar AS. Sebelumnya DXY mengalami penurunan akibat imbal hasil obligasi AS yang juga sedang hancur karena kekhawatiran para pedagang.

Langkah Pemerintah Australia

Sementara itu berbagai langkah dari pembuat kebijakan global untuk menangani virus Corona juga akan menggerakkan pasar keuangan. Hari ini PM Aussie yaitu Scott Morrison menyampaikan sedang mempertimbangkan stimulus dengan memberikan uang tunai model Kevin Rudd. Langkah itu diambil untuk bisa menanggulangi dampak virus Corona terhadap perlambatan ekonomi Australia.

Gelombang penghindaran risiko tampaknya akan tetap mendominasi perdagangan untuk beberapa waktu kedepan. Saat ini kekhawatiran terhadap virus Corona bergabung dengan kemerosotan tajam di sekitar minyak mentah global saat sesi awal Asia tadi pagi.

Adanya harapan pemangkasan suku bunga oleh Fed pada 18 Maret mendatang akan mendukung kenaikan AUDUSD hari ini. Selanjutnya para pedagang akan terus fokus ke berita virus Corona dan kondisi ekonomi global terkini yang sedang terancam.

 

Baca Juga:   Krisis Dagang dan Politik Global Membawa Yield Dan Saham Anjlok

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar