AUDJPY Tetap Bullish Walaupun Data Inflasi Jepang Diatas Ekspektasi

Pergerakan mata uang Dolar Australia terpantau terus berusaha untuk lebih unggul di atas Yen Jepang. Kondisi ini terjadi meskipun beberapa saat yang lalu Jepang merilis data inflasi yang lebih dari dari prediksi sebelumnya. Usaha AUD ini otomatis akan memperpanjang kenaikan AUDJPY hari ini selama dua hari beruntun.

Saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (20/12), pasangan AUDJPY sedang berada di sekitar level harga 75,37 atau telah mengalami kenaikan 0,12 persen. Sementara itu dua hari yang lalu, Dolar Australia mencatat kinerja yang baik dengan menutup hari Rabu bertambah 10 persen dan hari Kamis bertambah 0,31 persen.

Inflasi Jepang

Saat sesi jam dagang kawasan Asia, Jepang merilis data mengenai indeks harga konsumen. Data itu pada bulan November dilaporkan mengalami kenaikan 0,5 persen dalam hitungan tahunan. Hasil itu lebih tinggi dari prediksi sebelumnya yang hanya berada pada level 0,2 persen. Sayangnya hasil yang sangat baik dengan jarak yang jauh ini gagal mendorong AUDJPY hari ini untuk terjun.

Sementara itu data lainnya seperti indeks harga konsumen inti kecuali makanan dan energi dilaporkan juga melonjak 0,8 persen pada laporan bulan November pada hitungan tahunan. Hasil itu juga lebih baik dari prediksi awal yang hanya berada pada 0,6 persen setelah bulan sebelumnya naik 0,7 persen.

Kemungkinan penyebab utama AUDJPY hari ini justru naik adalah karena hasil itu masih cukup jauh dari target bank sentral Jepang. Pasalnya BoJ menetapkan target inflasi berada pada level 2 persen sehingga hasil itu tidak mampu mendorong Yen lebih tinggi melawan AUD. Padahal BoJ sudah menjalankan program stimulus yang cukup masih dalam beberapa tahun terakhir. Tapi usaha itu masih gagal untuk mendorong inflasi lebih tinggi.

 

Baca Juga:   USDCAD Hari Ini Turun Lebih Dalam Setelah Dolar AS Melemah Pasca Rencana Kebijakan Fed

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar