AUDJPY Melonjak Setelah Penjualan Eceran Optimis dan Pemulihan Sentimen Risiko

Saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (10/1) pasangan mata uang AUDJPY mengalami kenaikan yang cukup moderat. Pasangan melonjak menuju ke level harga 75,20 yang mana sebelumnya sempat menyentuh puncak harian di 75,29. AUDJPY hari ini menguat disebabkan oleh rilis data mengenai penjualan eceran Australia yang lebih tinggi dari harapan awal dan selera risiko yang pulih kembali.

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data mengenai penjualan eceran dengan hasil 0,9 persen. Angka itu lebih tinggi dari yang diharapkan pedagang sebelumnya yaitu di 0,4 persen yang sekaligus menjadi angka paling tinggi selama delapan bulan terakhir. Kemungkinan lonjakan data terjadi setelah penjualan eceran online Black Friday optimis.

Lonjakan permintaan pasangan AUDJPY hari ini juga tidak lepas dari sentimen risiko yang kembali ke pasar. Terlebih lagi Yen Jepang adalah aset penghindaran risiko yang cenderung ditinggalkan ketika sentimen risiko hidup kembali. Pemulihan risiko terjadi di tengah berita campuran dari konflik antara AS dengan Iran. Selain itu saat ini juga ada potensi pertempuran antara Irak dengan Suriah di sekitar perbatasan.

Fokus utama para pelaku pasar dan investor hanya tertuju ke konflik antara AS dan Iran sehingga beberapa masalah lain cenderung diabaikan. Berita campuran AS dan Iran juga telah membuat sentimen risiko hidup ditandai dengan kenaikan pada yield Treasury AS 10 tahun menuju ke 1,86 persen. Beberapa aset berisiko AS juga melonjak seperti S&P 500 yang bertambah 0,15 persen.

Perdagangan pasangan AUDJPY hari ini selanjutnya akan memperhatikan hasil rilis data mengenai Leading Economic Index dari Jepang selama bulan November. Data itu diharapkan akan berada pada 90,6 terhadap 91,6. Tapi secara luas masalah Timur Tengah tetap menjadi perhatian utama para pedagang.

 

Baca Juga:   GBPUSD Hari Ini Mundur Kembali Karena Beban Geopolitik

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar