Ancaman Resesi Menghidupkan Pemangkasan Suku Bunga Walau Penjualan Eceran Naik

Kemarin kantor perdagangan AS merilis data mengenai penjualan eceran AS selama bulan Juli. Data tersebut disampaikan dengan hasil kenaikan sebesar 0,7 persen dan untuk penjualan eceran inti naik 1 persen. Dengan hasil rilis ini maka secara otomatis melebihi prediksi data sebelumnya yang hanya berada di 0,3 persen dan 0,3 persen dan mendorong tipis Dolar AS. Selain itu rilis data mengenai manufaktur Philadelphia juga lebih baik dari prediksi pasar di 10,1 dengan aktual di 16,8 dan data sebelumnya di 21,8.

Inversi Yield Obligasi AS

Sayangnya dari data penjualan eceran tersebut belum mampu mendorong Dolar AS untuk bekerja lebih baik lagi karena ancaman resesi ekonomi AS. Hal ini terlihat dari adanya inversi pada yield obligasi Treasury pemerintah AS. Jika dalam kondisi tanpa inversi, seharusnya imbal hasil obligasi yang jangka pendek memiliki tenor yang lebih rendah dan saat ini justru sebaliknya.

Kondisi ini sering dipandang pasar sebagai pertanda akan terjadinya resesi ekonomi. Kondisi inversi terlihat pada imbal hasil obligasi Treasury AS pada tenor 2 tahun dengan tenor 10 tahunan. Kondisi selisih yang terbalik ini merupakan kali pertama sejak bulan Juni tahun 2007 lalu. Pasca inversi tahun 2007, beberapa bulan selanjutnya  terjadi krisis keuangan global yang menghancurkan ekonomi dan Dolar AS.

Sementara itu berdasarkan data dari Credit Suisse menampilkan bahwa sempat terjadi momen inversi pada yield obligasi Treasury pemerintah AS sejak tahun 1978 lalu. Inversi terjadi pada tenor hitungan 2 tahun dan hitungan 10 tahun dan semua kondisi inversi selalu menjadi pertanda awal akan terjadi resesi ekonomi.

Biasanya resesi akan terjadi dalam jangka waktu 22 bulan setelah inversi imbal hasil obligasi terjadi. Atas inversi ini para pelaku pasar dan investor semakin yakin bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga AS dengan agresif.

Baca Juga:   Goldman Sachs: Prediksi Kesepakatan AS-China Sebelum Pemilihan AS Telah Runtuh

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar